RADARMAGELANG.ID, JAKARTA - Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus mengalami peningkatan elektabilitas signifikan di Pilpres 2024.
Derasnya dukungan dari basis Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 makin menguatkan Prabowo-Gibran.
Direktur Eksekutif Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam menyampaikan, Prabowo-Gibran menjadi salah satu pasangan terkuat untuk memenangkan Pilpres 2024.
Baca Juga: Program Ekonomi Milenial Prabowo-Gibran Lebih Konkret Dukung UMKM Berkembang
Selain didukung koalisi besar, adanya dukungan dari relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 turut memberikan dampak besar pada Prabowo-Gibran.
“Sehingga kemudian efek dominonya juga lebih besar,” kata Khoirul, dalam keterangannya, Sabtu (16/12/2023).
Elektabilitas Prabowo-Gibran semakin menguat mengungguli Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia periode 23 November – 1 Desember 2023, Prabowo-Gibran banyak memperoleh dukungan dari basis Jokowi-Ma’ruf Amin.
Di dalam survei itu, Prabowo-Gibran memperoleh total dukungan dari basis Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 40,1 persen.
Diikuti dukungan yang didapat Ganjar-Mahfud MD 38,4 persen dan Anies-Muhaimin 16,1 persen.
Tak hanya itu, Khoirul menekankan Prabowo-Gibran diprediksi bisa memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. Koalisi besar yang mendukung Prabowo-Gibran terbukti memberikan dukungan elektoral yang signifikan.
“Secara postur kekuatan juga memang relatif lebih besar,” tutur Khoirul.
Maka dari itu, menurut Khoirul, salah satu kelebihan Prabowo-Gibran adalah tidak perlu terlalu banyak melakukan kampanye.
Hal itu lantaran dukungan kuat dari Presiden Jokowi dan relawannya memberikan kekuatan tambahan bagi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Baca Juga: Tampil Tegas & Santai, Prabowo Semakin Jadi Magnet Suara Pasca Debat Perdana
“Mereka (kubu Prabowo-Gibran) enggak perlu kampanye lebih banyak, karena kubu nomor urut 1 narasinya kontra, kubu nomor urut 3 narasinya agak gamang. Di satu sisi bersikap kritis, di sisi lain bersikap pro terhadap keberlanjutan,” ujar Khoirul. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi