Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Elektabilitas Prabowo Semakin Kokoh Imbas Migrasi Dukungan Pemilih Jokowi dan PDIP

Iskandar • Selasa, 12 Desember 2023 | 14:10 WIB
*Elektabilitas Prabowo Semakin Kokoh Imbas Migrasi Dukungan Pemilih Jokowi dan PDIP*  Elektabilitas Calon Presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto semakin kokoh di Pilpres 2024.
*Elektabilitas Prabowo Semakin Kokoh Imbas Migrasi Dukungan Pemilih Jokowi dan PDIP* Elektabilitas Calon Presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto semakin kokoh di Pilpres 2024.

RADARMAGELANG.ID, JAKARTA - Elektabilitas Calon Presiden (Capres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto semakin kokoh di Pilpres 2024.

Kokohnya elektabilitas tersebut dikarenakan adanya dampak migrasi dukungan para pemilih Jokowi dan PDIP yang semakin banyak mendukung Prabowo.

Berdasarkan survei Litbang Kompas periode 29 November – 4 Desember 2023, elektabilitas Prabowo terbukti semakin kuat dalam simulasi tiga nama capres.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Raih Insentif Elektoral Dampak Drama PDI Perjuangan

Prabowo berhasil menduduki peringkat pertama dengan total elektabilitas 39,7 persen, diikuti Ganjar Pranowo dengan 18,0 persen dan Anies Baswedan 17,4 persen.

“Soliditas dukungan dari orang-orang yang pada Pemilu 2019 memilih PDIP kepada Ganjar yang pada Agustus 2023 mencapai 60,6 persen sekarang tinggal 40,7 persen,” kata Peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan, dalam keterangannya, Senin (11/12/2023).

Di sisi lain, para pemilih PDIP yang memilih Prabowo terpantau mengalami peningkatan dari sebelumnya 22,1 persen menjadi 35,1 persen. Hal itu juga diikuti oleh penurunan pemilih Jokowi yang memilih Ganjar.

Pada survei Litbang Kompas terbaru, pada Agustus 2023 pemilih Jokowi yang memilih Ganjar ada di angka 48,1 persen. Namun, kini menurun cukup jauh ke angka 22,9 persen dan beralih mendukung Prabowo.

“Sekarang yang terjadi sebaliknya, yang memilih Prabowo 39,8 persen dan yang memilih Ganjar 27,4 persen,” ungkap Bambang.

Bila dilihat dari segi wilayah, elektabilitas Prabowo terpantau mengalami kenaikan di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), DI Yogyakarta (DIY) hingga Jawa Timur (Jatim).

Pada Agustus 2023, elektabilitas Prabowo di Jabar ada di angka 35,4 persen. Angka itu naik menjadi 38,1 persen pada Desember 2023.

Selanjutnya di Jateng, elektabilitas Prabowo naik hingga 10,0 persen dari semula 19,6 persen menjadi 29,6 persen pada Desember 2023. Hal serupa juga terjadi di DIY, dimana pada Agustus 2023 elektabilitas Prabowo ada di angka 26,3 persen lalu melesat menjadi 40,0 persen.

Kemudian, di Jatim elektabilitas Prabowo menguat dari 28,2 persen pada Agustus 2023 menjadi 40,9 persen pada Desember 2023.

Melesatnya elektabilitas Prabowo tersebut juga memengaruhi kala dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka.

Di survei yang sama, Prabowo-Gibran berhasil berada di peringkat teratas dengan elektabilitas 39,3 persen. Diikuti Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 16,7 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 15,3 persen.

“Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden,” tandasnya. (web/ikl/isk)

Editor : Tasropi
#koalisi indonesia maju #Pemilih PDIP #web #anies baswedan #Prabowo-Gibran