Mitra Blonjo Warung Tonggo Kesulitan saat Ambil Uang dan Transfer

H. Arif Riyanto • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 06:41 WIB
Para ASN blonjo warung tonggo di Pasar UMKM di depan DPRD Kabupaten Magelang. (ARIF RIYANTO/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Para ASN blonjo warung tonggo di Pasar UMKM di depan DPRD Kabupaten Magelang. (ARIF RIYANTO/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Mulyadi beruntung mendapat kesempatan membuka stan di Pasar UMKM di depan kantor DPRD Kabupaten Magelang.

Pemuda asal Pakis, Kabupaten Magelang ini berjualan sayur mayur dan sejumlah barang titipan, seperti keripik, ubi cilembu, termasuk beras.

Ia menjadi mitra Gerakan Blonjo Warung Tonggo (BWT), sehingga para pembelinya rata-rata ASN yang transaksinya menggunakan QRIS Stupa. “Alhamdulillah, jualan di sini cukup ramai. Bahkan, pernah sehari dapat Rp2 juta,” akunya.

Diakui, transaksi lewat QRIS cukup praktis. Karena, dirinya tak bingung mencari uang pengembalian.

Hanya yang jadi kendala, kata dia, saat akan mengambil uang transaksi di Bank Bapas 69, cukup ribet, karena dirinya harus datang ke kantor bank. 

“Iya, nggak bisa lewat ATM. Selain itu, kalau mau transfer ke pemilik barang juga kesulitan,” keluhnya.

Meski demikian, ia sangat terbantu dengan adanya Gerakan BWT.

“Harapan saya, semua program ini terus disosialisasikan dan dikenalkan kepada seluruh ASN. Sehingga semua jadi pada tahu,” harapnya. (aro)

Editor : H. Arif Riyanto
blonjo warung tonggo UMKM transaksi qris Bank Bapas 69