Keracunan Masal Es Buah Joss Kajoran Magelang, Warung Dipasang Garis Polisi

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:11 WIB
Warung Es Buah Joss di Desa Sidowangi, Kajoran dipasang garis polisi, Kamis (15/10/2026) (MARDIANA PUTRI KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Warung Es Buah Joss di Desa Sidowangi, Kajoran dipasang garis polisi, Kamis (15/10/2026) (MARDIANA PUTRI KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MAGELANG)

 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Kasus keracunan masal usai mengonsumsi es buah yang dibeli di Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Magelang di Warung Es Buah Joss terlihat tutup.

Warung es buah yang memiliki tiga cabang ini terpasang garis polisi sejak Rabu, (14/10/2026) pukul 10.00 pagi.

Sebelumnya, sebanyak 300 porsi es buah dipesan untuk konsumsi para guru yang rapat di SD Negeri Kajoran 2 pada Selasa (13/10/2026) lalu.

Sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan rapat guru ini tidak menunjukkan adanya aktivitas pembelajaran yang berlangsung.

SD Negeri Kajoran 2 tempat pertemuan para guru yang keracunan setelah menikmati es buah terlihat lengang pada Kamis (15/10/2026) (MARDIANA PUTRI KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MAGELANG)
SD Negeri Kajoran 2 tempat pertemuan para guru yang keracunan setelah menikmati es buah terlihat lengang pada Kamis (15/10/2026) (MARDIANA PUTRI KURNIAWAN/JAWA POS RADAR MAGELANG)
 

Suasana sekolah tampak sepi dan lengang pada Kamis (15/10/2026).

Berdasarkan keterangan warga sekitar, kasus keracunan warung es buah Joss ini baru terjadi pertama kalinya.

Kejadian ini memicu keprihatinan warga sekitar.

Beberapa pedagang di sekitar lokasi warung es buah merasa kaget dan heran atas musibah yang terjadi.

“Saya tuh gumun loh, kok keracunan kan aneh, wong udah bertahun-tahun jualan baru terjadi kejadian gini pertama kalinya,” kata Napsiati, penjual jajanan di sekitar Warung Es Buah Joss.

Pemilik warung yang mempekerjakan dua orang pekerja perempuan ini cukup dikenal baik oleh warga sekitar. 

Napsiati mengaku kasihan kepada korban keracunan sekaligus kepada pemilik warung.

Ia mengatakan, usaha yang sudah ada sejak 22 tahun lalu ini belum pernah mengalami kejadian seperti ini.

“Pemilkinya itu sering bantu-bantu, orang baik kok, pas kejadian ini kan kasihan juga sek jualan tho,” ungkapnya.  

Sementara itu, jumlah korban keracunan es buah di Kajoran, Kabupaten Magelang kembali bertambah. Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang hingga Kamis (15/10/2026) siang mencapai 249 orang.

Dari jumlah itu, yang diobservasi di rumah sakit sebanyak 121 orang. Mereka tersebar di tiga RSUD milik Pemerintah Kabupaten Magelang, yakni RSUD Muntilan, RSUD Bukit Menoreh, dan RSUD Merah Putih.

“Sampai dengan siang jumlahnya menjadi 249 orang, dan yang diobservasi di rumah sakit ada 121 orang,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Lies Pramudiyanti saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (15/10/2026) siang.

Ia menyampaikan, angka ini kemungkinan masih bisa bertambah. Pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi dan mengambil sampel untuk uji laboratorium, yakni di Labkesda Jogjakarta.

Menurut data di RSUD Merah Putih, data suspect intoksikasi makanan hingga pukul 11.50 sebanyak 74 orang masuk IGD. Terdiri atas 20 anak, empat ibu hamil, dan 50 pasien dewasa.

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung Pemkab Magelang, baik rawat jalan maupun rawat inap.

“Semua rumah sakit umum daerah di Kabupaten Magelang siap melayani masyarakat yang diduga keracunan secara gratis. Semuanya akan dicover oleh Pemkab,” tegasnya. (mg10/mg3/aro)

 

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
keracunan es buah es buah joss Kajoran RSUD Merah Putih RSUD Muntilan