RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Petani durian lokal Kabupaten Magelang sedang bergairah.
Panen kali ini cukup melimpah.
Setiap hari, petani Kampung Durian Mantenan, Desa Giyanti, Kecamatan Candimulyo memasok ribuan butir durian.
Tak hanya dijual di wilayah Magelang, durian Candimulyo juga dikirim ke Jogja, Semarang, Bogor, Cirebon hingga Cilegon, Provinsi Banten.
Pengepul durian Mantenan Giyarto mengungkapkan, hasil panen tahun ini tergolong sangat bagus dan melimpah jika dibandingkan tahun lalu.
Menurutnya, faktor cuaca sangat berpengaruh pada keberhasilan panen durian.
“Ya, tahun ini (panennya) lebih banyak. Tapi kan kadang musim nggak menentu, ini lagi musim kemarau panjang, jadi banyak keluar (buahnya),” ujar Giyarto kepada Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (1/10/2026).
Giyarto menjadi pengepul durian dari berbagai sumber. Mulai kebun sendiri, borongan, hingga mendapat pasokan dari warga sekitar.
Jenis durian didominasi lokal Candimulyo. Ada juga durian montong dengan jumlah lebih sedikit.
Dalam sehari, Giyarto mampu mengirim durian ke luar kota hingga 2.000 butir.
Paling banyak mengirimkan ke Bogor 1.000 butir, disusul Jogja 800-900 butir, serta ke Cilegon dalam dua hari sekali sebanyak 800 butir.
“Itu belum yang kecil-kecil, ya minimal 2.000 butir per hari,” katanya.
Untuk harga durian, Giyarto mematok harga bervariasi. Mulai Rp20.000 untuk ukuran kecil hingga Rp50.000-Rp100.000 untuk ukuran yang lebih besar.
Meski bulan ini hasil panen durian sudah melebihi tahun lalu, Giyarto optimistis di bulan-bulan berikutnya akan lebih banyak durian yang dipanen.
Sebab, saat ini masih awal panen. Untuk musim panen raya masih beberapa bulan ke depan.
“Puncak panen nanti di bulan 2 dan bulan 3, sekarang masih buah selang. Kalau orang Jawa bilang selang itu buah awal,” jelasnya.
Ia mengatakan, panen durian selang di Candimulyo dimulai pada Agustus lalu, dan kemungkinan berakhir di minggu kedua bulan Oktober.
Menariknya, Giyarto juga biasanya memanen dari pohon milik kerabatnya yang telah berusia ratusan tahun.
Pohon dengan tinggi mencapai 50 meter dan diameter tiga meter ini menghasilkan buah yang berukuran jumbo yang dihargai mulai Rp100.000.
Dalam jangka waktu enam bulan, pohon ini mampu menghasilkan 300 sampai 500 butir durian lokal setiap kali panen.
“Ini durian lokal, tapi ukurannya jumbo, gede-gede. Biasanya dijual minimal Rp100.000,” ucap Giyarto. (mg10/mg7/aro)
Editor : H. Arif Riyanto