UMKM Kabupaten Magelang Naik Kelas,  Dilatih Bisa Menembus Ritel Modern

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 19:54 WIB
Produk UMKM dipamerkan saat pelatihan yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang.
Produk UMKM dipamerkan saat pelatihan yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang.  

 RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Produk enak saja tidak cukup.

Di Kabupaten Magelang, UMKM kini ditantang naik kelas; dari dapur produksi menembus rak ritel modern.

Peluang itu dibuka lewat Pelatihan Kewirausahaan Mandiri dan Kurasi Produk UMKM yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM bersama PT Indomarco Prismatama di Pendopo Soepardi, Rabu (30/9/2026).

Ini bukan sekadar pelatihan.

Produk yang lolos kurasi berpeluang nyata dipajang di gerai-gerai Indomaret se-Kabupaten Magelang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agung Purwadi menegaskan, momentum ini harus dipakai untuk bedah masalah.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi. Sampaikan berbagai kendala yang dihadapi dan tanyakan apa yang perlu disiapkan agar produk semakin siap bersaing,” katanya.

Menurutnya, kurasi adalah pintu seleksi untuk memastikan standar produk lokal memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Edi Wasono menambahkan, kerja sama ini memang sengaja diarahkan untuk membuka akses pemasaran yang selama ini jadi tembok bagi UMKM.

Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Jogjakarta Endow Firza Ediwindra menyebut program ini bagian dari CSR tahun ke-13 Indomaret. Pada 2026 menjadi pelaksanaan ke-11.

"Tujuannya peningkatan pengetahuan, kualitas produk, serta membuka peluang pemasaran agar UMKM mampu naik kelas dan bersaing lebih kuat," ujarnya.

Tak hanya ilmu, Indomaret juga menyerahkan bantuan konkret dua unit gerobak UMKM dan 75 unit timbangan digital.

Salah satu gerobak dimenangkan Nurul Fatonah, pelaku UMKM asal Windusari lewat undian.

Pemkab berharap kolaborasi tidak berhenti di sini.

Agung mendorong kelanjutan berupa pelatihan display produk untuk toko kelontong hingga warung sekolah, agar ekosistem pemasaran UMKM makin luas.

Dengan begitu, produk Magelang tak lagi hanya berhenti di etalase kecil, tapi punya jalan bertemu konsumen yang jauh lebih besar. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
rilet modern UMKM naik kelas pelatihan indomaret