Protes Tambang Pasir Sungai Progo, Warga Sambeng Borobudur Magelang Pasang 355 Bendera Setengah Tiang  

H. Arif Riyanto • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 23:09 WIB
Warga Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang beramai-ramai memasang bendera merah putih setengah tiang.
Warga Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang beramai-ramai memasang bendera merah putih setengah tiang. 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid —Sebagai bentuk protes masih beroperasinya penambangan pasir di Sungai progo, puluhan warga Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, beramai-ramai memasang bendera merah putih setengah tiang.

Sebanyak 355 bendera itu dipasang  di pinggir jalan Borobudur-Kalibawang Kulon Progo.

Humas Paguyuban Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan dan Tanah Air (Gema Pelita) Sambeng Khairul Hamzah mengatakan, pemasangan bendera setengah tiang dilakukan , warga dari enam dusun di Desa Sambeng. Mereka melakukan gotong royong bersih-bersih dan memasang bendera tersebut. bapak-bapak.

"Ini adalah bahasa simbolik dari warga yang prihatin masih beroperasinya aktivitas penambangan pasir di Sungai Progo. Tagline kita Sambeng Berduka. Berduka atas matinya nurani dan empati birokrasi terhadap keadilan masyarakat Sambeng,” tegas Khairul Hamzah kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

Dikatakan, lokasi pemasangan bendera merah putih setengah tiang ini di pinggir jalan raya. Dalam pemasangan ada yang berjajar, namun ada ditempatkan khusus enam tiang dengan enam bendera yang melambangkan jumlah dusun di Sambeng.

Untuk pemasangan dilakukan mulai perbatasan Desa Sambeng dengan Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, hingga di area jalan masuk menuju area penambangan. "Karena kita sudah melakukan berbagai upaya perjuangan, penolakan tambang pasir ini," ujarnya. (aro)


Editor : H. Arif Riyanto
bendera setengah tiang Desa Sambeng tambang pasir borobudur sungai progo