Guru Muda di Kajoran Magelang Diserang Pria Misterius, Pelaku Ternyata Siswa Korban

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 23:05 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Pelaku penyerangan guru perempuan Enjang Gelisda Azizah, 29, guru di Dusun Jarakan Barat, Desa Sambak, Kajoran, Kabupaten Magelang akhirnya terungkap.

Polisi menangkap D, 15, terduga pelaku pencurian dengan kekerasan yang membuat korban terluka parah di kepala. D tak lain adalah siswa korban.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri menyampaikan, pelaku berhasil diamankan Sabtu (26/9/2026) malam di rumah. “Kita mengamankan anak yang berhadapan dengan hukum terkait dugaan kasus pencurian dengan kekerasan. D diamankan dari rumahnya dan dibawa ke Polsek Kajoran lalu ke Polresta Magelang,” jelas Edy kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (27/9/2026) dini hari.

Saat mengamankan pelaku, kapolresta mengakui sempat terjadi nyaris ricuh. Warga ingin melihat tampang pelaku yang tega menyerang guru matematika itu.  Sekitar pukul 03.00, ratusan warga sempat memadati kantor Polsek Kajoran. Untuk menjaga kondusivitas, pihaknya meminta pelaku dibawa ke Mapolresta Magelang untuk melanjutkan pemeriksaan. "Warga ingin tahu pelakunya. Sudah terkondisi semuanya," tandasnya.

Polisi menyebut motif pencurian masih didalami. Perkara ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Magelang mengingat terduga pelaku masih di bawah umur.

Seperti diberitakan, peristiwa berdarah itu terjadi Senin dini hari (21/9/2026) sekitar pukul 00.30. Korban yang saat itu berada di rumah bersama ayahnya yang sakit, membuka pintu kamar setelah mendengar gedoran. Ia memergoki pelaku masuk ke rumah.

Pelaku secara spontan menghantam kepala korban diduga dengan linggis hingga mengenai wajah. Korban sempat tak sadarkan diri. Saat sadar, pelaku sudah kabur. Korban mengalami luka sobek di kepala hingga harus dijahit, lebam, dan retak di tangan. Korban sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Tidar Kota Magelang. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
penyerangan guru Kajoran penganiayaan Polresta Magelang RSUD Tidar