RADARMAGELANG.ID, Mungkid —Pemkab Magelang mendapatkan kucuran dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah senilai Rp19 miliar dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026.
Langkah akselerasi infrastruktur ini berfokus pada peningkatan konektivitas wilayah serta jalur logistik penting di sekitar Magelang.
Pj Sekda Kabupaten Magelang David Rudiyanto menyampaikan, menjelang akhir 2026, pihaknya bersyukur mendapatkan support dari Pemerintah Pusat untuk perbaikan jalan. Rencananya, melalui bantuan dana Inpres, pihaknya akan mendapatkan support bantuan perbaikan jalan.
“Untuk lokasinya di dua titik, yakni di Tegalsari-Plosogede (Salam-Ngluwar) dan di Pucang Banyusari, Secang,” jelas David, Kamis (24/9/2026).
Ia menyampaikan, informasi yang diterima, nantinya untuk anggaran dari kementerian yang disiapkan adalah Rp10 miliar dan Rp9 miliar untuk dua lokasi tersebut. Untuk pengerjaan proyek Inpres akan sepenuhnya ditangani Pemerintah Pusat. Proses lelang hingga konstruksi dilakukan oleh kementerian, sementara pemerintah daerah tinggal menerima hasil. “Nanti yang mengerjakan atau yang melelangkan, mentenderkan dari kementerian sana. Kita tinggal menerima saja. Pengerjaannya dari sana,” bebernya.
Panjang jalan yang akan dibangun masih menunggu hasil survei lapangan dari kementerian. “Nanti tergantung hasil surveinya dari kementerian, kondisi lapangannya seperti apa? Dengan anggaran segitu nanti bisa berapa kilometer. Semoga bisa tuntas,” harapnya.
Ia mengatakan, Pemkab Magelang awalnya mengusulkan sembilan titik jalan untuk program Inpres, namun yang terealisasi baru dua titik. “Usulan kita lebih dari itu, sembilan titik. Kali ini yang katut hanya dua, Alhamdulillh ada dua titik yang disetujui sama Pemerintah Pusat,” ujarnya sambil tertawa.
Pihaknya berharap pengerjaan tidak molor agar segera bisa dinikmati masyarakat. “Semoga bulan Oktober ini sudah mulai pengerjaannya. Semoga jangan (mundur). Karena nanti biar masyarakat bisa segera menikmati hasilnya,” pungkasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto