Winarti Syarif, Dari Lapak Lombok Eksis Kenalkan Pasar Muntilan lewat Konten Media Sosial

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 14:01 WIB
Winarti Syarif, pedagang cabai di Pasar Muntilan Kabupaten Magelang yang aktif sebagai konten kreator. (SILFIA AMANDA PUTRI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Winarti Syarif, pedagang cabai di Pasar Muntilan Kabupaten Magelang yang aktif sebagai konten kreator. (SILFIA AMANDA PUTRI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Di tengah aktivitas jual beli di Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, sosok Winarti Syarif tampak berbeda.

Di sela kesibukannya sebagai pedagang grosir cabai, perempuan yang akrab disapa Mbak Win Lombok ini selalu tampil modis sekaligus aktif membuat konten di media sosial, seperti TikTok, Instagram, hingga Facebook.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Magelang di lapaknya, perempuan asli Muntilan ini mengaku mulai membuat konten berawal dari sekedar menyalurkan hobi.

Ia sering membagikan kesehariannya saat berjualan di pasar secara spontan tanpa konsep maupun persiapan khusus.

“Pertama cuma dari hobi aja Mbak. Terus saya memang sering membagikan kegiatan saya di pasar. Misalnya, saya mau membeli cabai, saya nyuruh temen saya untuk vidioin. Lama-kelaman banyak yang nonton kok ternyata disukai, akhirnya saya terus konsisten.” ujar Winarti.

Suasana di lapak cabai Winarti Syarif di Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, Selasa (22/9/2026) (SILFIA AMANDA PUTRI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Suasana di lapak cabai Winarti Syarif di Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang, Selasa (22/9/2026) (SILFIA AMANDA PUTRI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

 

Seiring berjalannya waktu, kontennya mulai mendapat perhatian.

Salah satu video yang membuat jumlah pengikutnya bertambah adalah ketika ia membayar utang yang sudah tiga bulan belum dilunasi.

Video yang dibuat secara spontan ini justru membuat namanya semakin dikenal oleh pengguna di media sosial. 

Media sosial juga turut membantu memperkenalkan dagangan dan keberadaan tempat berjualannya.

Sejumlah pembeli dari luar daerah datang langsung ke Pasar Muntilan setelah mengetahui Winarti melalui konten yang dibuatnya.

Tak hanya pembeli, petani dari sejumlah daerah juga datang untuk memasok hasil cabainya ke tempat Winarti berjualan.

“Dari konten mereka jadi datang ke sini. Ada dari Klaten, Solo, Sragen, Semarang. Terus petani dari daerah Jogja juga pada kesini, tahunya juga dari konten,” katanya

Tak hanya aktivitas berdagang, Mbak Win Lombok juga sempat membagikan pengalaman saat menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini. 

Konten tersebut dibuat untuk memberikan informasi mengenai pengalaman di Tanah Suci kepada masyarakat yang masih penasaran dengan pelaksanaan ibadah haji.

Kini, akun TikTok Mbak Win Lombok telah memiliki sekitar 70 ribu pengikut.

Sedangkan Instagram mencapai sekitar 30 ribu pengikut dan Facebook sekitar 90 ribu pengikut.

Ia juga pernah berkolaborasi dengan sejumlah konten kreator, di antaranya penyanyi Woro Widowati Magelang dan selebgram Jodille Warwick Jogja.

Kolaborasi ini dilakukan dalam beberapa kali kesempatan, salah satunya untuk mempromosikan produk. 

Meski sudah terbiasa membuat konten, Winarti mengaku terkadang merasa malu atau sungkan ketika harus merekam aktivitasnya di tengah keramaian pasar.

Namun, dukungan keluarga membuatnya tetap percaya diri menjalani aktivitas tersebut. “Selama itu positif mereka mendukung aja kok. Dukungan penuh dari anak dan suami.” ujarnya.

Bagi Winarti, aktivitas membuat konten bukan hanya soal mendapatkan perhatian di media sosial.

Ia berharap keberadaannya sebagai pedagang sekaligus konten kreator turut memperkenalkan Pasar Muntilan dan menarik lebih banyak orang untuk berbelanja di sana.

Winarti juga mengajak pedagang lain agar memanfaatkan media sosial dan tidak ragu untuk memperkenalkan dagangannya.

Bagi dia, konsisten dan kemampuan menonjolkan produk menjadi hal penting ketika mulai membuat konten.

“Saya pengin biar orang tahu kalau ternyata di pasar itu asyik, terus mendatangkan orang-orang datang ke Pasar Muntilan untuk berbelanja. Pokoknya untuk para pedagang yang mau berusaha dengan cara ini, pertama harus konsisten, kedua kita menonjolkan dagangan yang kita tawarkan.” bebernya. (suci ayu stianingrum/silfia amanda putri/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
Winarti Syarif win lombok pasar muntilan cabai konten kreator