Tim PKM Universitas Tidar Dorong Transformasi Digital UMKM Rumah Tangga di Desa Balesari Windusari Magelang

H. Arif Riyanto • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 18:25 WIB
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tidar melaksanakan kegiatan bertema “Transformasi Digital UMKM Rumah Tangga Berbasis Digital Marketing dan Pengelolaan Keuangan untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Desa Balesari”, Kamis (2/7/2026) lalu di Balai Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tidar melaksanakan kegiatan bertema “Transformasi Digital UMKM Rumah Tangga Berbasis Digital Marketing dan Pengelolaan Keuangan untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Desa Balesari”, Kamis (2/7/2026) lalu di Balai Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tidar melaksanakan kegiatan bertema “Transformasi Digital UMKM Rumah Tangga Berbasis Digital Marketing dan Pengelolaan Keuangan untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Desa Balesari”, Kamis (2/7/2026) lalu di Balai Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM rumah tangga di Desa Balesari sebagai peserta utama.

Program pengabdian diketuai oleh Rian Destiningsih, S.E., M.Si. dengan anggota Shintya Novita Rahmawati, S.E., M.M., Dr. Agustina Prativi Nugraheni, S.Pd., M.Si., Yustirania Septiani, M.Sc., Kusna Laili, dan Bia Satwika Ningrum.

Pelaksanaan program diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran sekaligus mendukung pengelolaan usaha yang lebih tertib dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang semakin luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, membangun komunikasi dengan konsumen, serta memperluas jangkauan pemasaran. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut masih membutuhkan penguatan pengetahuan dan keterampilan agar dapat diterapkan sesuai kebutuhan usaha.

Atas dasar tersebut, Tim PKM Universitas Tidar memberikan penyuluhan dan pendampingan yang mencakup transformasi digital UMKM, digital marketing melalui WhatsApp Business, promosi produk melalui TikTok, pembuatan katalog digital, pembuatan QR Code bisnis, serta pencatatan keuangan digital.

"Materi yang diberikan disusun agar mudah diterapkan oleh pelaku usaha rumah tangga dan dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha sehari-hari," kata Ketua Tim PKM Universitas Tidar Rian Destiningsih, S.E., M.Si.

Dijelaskan, melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya transformasi digital bagi pengembangan UMKM.

Sebab, kata dia, digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan media sosial untuk promosi, tetapi juga mencakup perubahan cara pelaku usaha menyampaikan informasi produk, melayani konsumen, mengelola pesanan, serta menyusun administrasi usaha.

"Pemanfaatan WhatsApp Business diperkenalkan sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk membantu komunikasi dengan pelanggan sekaligus mendukung pemasaran produk," ujarnya. 

Dijelaskan, melalui fitur profil bisnis, katalog, pesan otomatis, dan berbagai fasilitas lainnya, pelaku UMKM dapat menyampaikan informasi produk dengan lebih terstruktur dan memberikan pelayanan yang lebih responsif kepada konsumen.

"Selain WhatsApp Business, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai penggunaan TikTok sebagai media promosi produk. Platform berbasis video tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk melalui konten yang kreatif dan menarik, sehingga memiliki peluang menjangkau calon konsumen yang lebih luas," bebernya. 

Ditambahkan, pendampingan juga mencakup pembuatan katalog digital agar pelaku usaha dapat menampilkan foto produk, harga, deskripsi, serta informasi pemesanan dengan lebih rapi.

"Katalog digital diharapkan dapat mempermudah konsumen dalam memperoleh informasi mengenai produk sekaligus membantu pelaku UMKM membangun tampilan usaha yang lebih profesional," harapnya.

Pemanfaatan QR Code bisnis, kata dia, turut diperkenalkan sebagai salah satu inovasi sederhana yang dapat membantu pelaku usaha menghubungkan media promosi dengan berbagai saluran digital.

Menurut Rian Destiningsih, QR Code dapat diarahkan menuju nomor WhatsApp, media sosial, katalog produk, maupun informasi usaha lainnya, sehingga konsumen dapat mengakses informasi dengan lebih cepat.

"Selain aspek pemasaran, peserta juga memperoleh pendampingan mengenai pencatatan keuangan digital sebagai bagian penting dalam pengelolaan usaha. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang lebih tertib diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memantau kondisi keuangan usaha, mengetahui perkembangan usaha, serta menjadi dasar untuk mengambil keputusan yang lebih tepat," terangnya.

Dikatakan, kegiatan pengabdian tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga diarahkan pada pendampingan penggunaan berbagai media dan perangkat digital agar peserta dapat memahami tahapan penerapannya.

Melalui pendekatan tersebut, kata dia, pelaku UMKM diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi mampu mulai menggunakan teknologi digital sesuai kebutuhan usahanya.

"Pemanfaatan WhatsApp Business, TikTok, katalog digital, QR Code bisnis, dan pencatatan keuangan digital diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pemasaran, memperluas akses konsumen, meningkatkan pelayanan, serta membantu pengelolaan usaha menjadi lebih baik," harapnya.

Program Transformasi Digital UMKM Rumah Tangga Berbasis Digital Marketing dan Pengelolaan Keuangan untuk Penguatan Ekonomi Lokal di Desa Balesari ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Tidar dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini, lanjut dia, Tim PKM berharap UMKM rumah tangga di Desa Balesari semakin siap menghadapi perubahan pola pemasaran dan pengelolaan usaha berbasis teknologi.

"Peningkatan kemampuan digital tersebut diharapkan dapat mendorong keberlanjutan usaha, memperkuat daya saing produk lokal, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat Desa Balesari," pungkasnya. (ima/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
universitas tidar digital branding Pengabdian kepada masyarakat tiktok