Pemkab Magelang Dorong Investor Besar Gandeng UMKM Lokal

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 21:04 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat menyalami peserta Forum Kolaborasi dan Strategi Kemitraan Usaha Besar dengan UMKM Menuju Ekonomi Inklusif  di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang,Rabu (16/9/2026) .
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat menyalami peserta Forum Kolaborasi dan Strategi Kemitraan Usaha Besar dengan UMKM Menuju Ekonomi Inklusif  di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang,Rabu (16/9/2026) .

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong investasi tidak berhenti pada tanam modal dan serap tenaga kerja.

Pelaku usaha besar diminta bermitra dengan UMKM agar memperkuat ekonomi lokal.

Dorongan itu mengemuka dalam forum Kolaborasi dan Strategi Kemitraan Usaha Besar dengan UMKM Menuju Ekonomi Inklusif  di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang,Rabu (16/9/2026) .

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam proses perizinan.

Fasilitasi terutama diberikan kepada pelaku usaha yang baru memulai maupun mengembangkan usahanya.

Menurutnya, legalitas menjadi bagian penting yang harus dimiliki pelaku UMKM agar dapat berkembang dan menjalin kerja sama dengan perusahaan yang lebih besar.

“UMKM yang sudah berjalan tetapi belum memiliki izin, kami dorong untuk melengkapi legalitasnya. Karena perusahaan besar biasanya mensyaratkan legalitas dari mitra usahanya,” katanya.

Ia menjelaskan, legalitas usaha juga dibutuhkan untuk mengakses berbagai kemudahan dan pelayanan pemerintah.

Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan seluruh persyaratan perizinan terpenuhi sejak awal.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Budi Daryanto menyebut kemitraan ini untuk menciptakan ekonomi inklusif dan pemerataan PDRB.

Menurutnya, iklim investasi di Kabupaten Magelang menunjukkan perkembangan positif.

Pada 2025, realisasi investasi tercatat mencapai Rp1,098 triliun, melampaui target yang ditetapkan sekitar Rp 1 triliun.

Sejumlah grup usaha tingkat regional maupun nasional juga tengah menjalankan kegiatan penanaman modal di Kabupaten Magelang.

Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan keberadaan investasi tersebut memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan pelaku usaha lokal.

Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 80 pelaku usaha. Selain membahas kemitraan, forum juga dimanfaatkan untuk menjaring aspirasi dunia usaha sebagai bahan penyusunan kebijakan insentif. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
forum kemitraan UMKM Grengseng Pamuji kolaborasi