RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Tangis bahagia pecah saat Agus Prayitno, 52, bersama istrinya, Muayanah, 48, warga Dusun Treko Tempel, Desa Girejo, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, bertemu kembali dengan putri kesayangannya, Puji Rahayu Puspitaningrum, 24.
Gadis penyandang disabilitas tuna rungu dan wicara itu ditemukan dalam keadaan selamat setelah dua hari meninggalkan rumah untuk mencari pekerjaan.
Pertemuan haru tersebut berlangsung di Ruang Direktorat Siber Polda Jawa Tengah pada Selasa pagi (8/9/2026).
Agus Prayitno menceritakan, putri nomor dua dari tiga bersaudara itu meninggalkan rumah sejak Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 11.00 lalu.
Saat itu, kondisi rumah sepi, hanya ada Puji yang berparas cantik. “Ibunya sedang ke sawah, adiknya sekolah,” jelasnya.
Saat kembali ke rumah, kata Agus, putrinya itu sudah tidak ada. Ia hanya meninggalkan secarik kertas berisi izin hendak mencari kerja.
“HP yang dibawa tidak bisa dihubungi. Kami cari ke teman-teman sekolahnya dulu, saya tunggu sampai jam 02.00 pagi tidak ada kabar. Minggu pagi sekitar jam 09.00, kami lapor ke Polsek Kaliangkrik,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Rabu (9/9/2026).
Laporan Agus diteruskan ke Polresta Magelang dan Polda Jateng. Tim gabungan Direktorat Siber Polda Jateng bersama Direktorat Siber Polda Jawa Barat akhirnya menemukan Puji di DPC Persatuan Tunarungu Indonesia, Cikoneng, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (7/9/2026) sore.
Puji ditemukan bersama Evin Arif Taufani, 20, warga Kabupaten Semarang.
Keduanya adalah teman saat bersekolah di SLB Magelang dan sama-sama penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah, kami sangat bahagia. Meski anak kami memiliki kekurangan, tapi buat kami dia anak yang sangat istimewa,” ujar Agus Prayitno dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya.
“Saya tidak punya pikiran, kalau anak saya bisa sampai Bandung. Alhamdulillah, rekan-rekan kepolisian berhasil menemukan, sekarang sudah sampai rumah,” tambahnya.
Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus mengatakan, setelah diserahkan dari Polda Jabar ke Polda Jateng, Puji dikembalikan kepada orang tuanya.
“Puji pergi bersama teman sekolahnya karena ada komunikasi yang terjalin kembali,” katanya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto