Bupati Magelang Grengseng Pamuji: Perpusda Magelang Jadi Ruang Publik Baru   

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 04:18 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji
Bupati Magelang Grengseng Pamuji

RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong Perpustakaan Daerah (Perpusda) tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga berfungsi aktif sebagai pusat literasi dan ruang publik baru bagi masyarakat, khususnya anak muda di wilayah Muntilan.

“Hari ini tentu literasi ini menjadi landasan yang terus kita usahakan. Di tengah gempuran zaman yang hari ini semua berbasis gadget, berbasis media sosial. Tetapi sebenarnya dengan literasi ini, semua komponen inovasi itu terbuka semua. Cakrawala ilmu pengetahuan itu kan dimulai dari literasi. Entah literasi apapun namanya,” ujar Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Senin (7/9/2026).

Ia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda Kabupaten Magelang, untuk terus membiasakan diri membaca dan belajar. “Maka saya mengajak kepada seluruh masyarakat, terutama anak-anak muda Kabupaten Magelang untuk jangan pernah bosan. Mari kita bangun literasi sebagai cakrawala ilmu pengetahuan untuk masa depan yang lebih baik,” lanjutnya.

Terkait peran Perpusda, Grengseng menekankan agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang ini tidak monoton dan hanya berhenti sebagai tempat penyimpanan buku. Pihaknya mendorong Perpusda untuk mengisi ruang-ruang kosong yang ada di lingkungan Muntilan dan memfasilitasi kebutuhan pemuda setempat.

“Ya, hari ini kita dorong Perpusda ini untuk mengisi ruang-ruang kosong yang ada di lingkungan Muntilan. Ada misalnya ruang publiknya, ada keinginan pemuda-pemuda di sekitar Muntilan. Nah, kita fasilitasi. Apa ruang yang bisa kita perbuat untuk anak-anak muda di Muntilan dengan adanya Perpusda yang ada di wilayah Muntilan ini,” jelasnya.

Menurutnya, gedung Perpusda memiliki potensi besar untuk dikelola lebih kreatif. “Tapi itu kan sebenarnya bisa dikelola. Njerone (dalam ruangan) bisa gawe gedung pertunjukan, bisa gawe macam-macam acara lain gitu,” katanya.

Ia mendorong, ke depan agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang dapat menjadi ruang publik baru, yang juga bisa bermanfaat untuk masyarakat di Kabupaten Magelang.

Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkab Magelang untuk menjadikan literasi sebagai fondasi inovasi, sekaligus menghadirkan ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat di pusat kota Muntilan. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
literasi Muntilan PEDAGANG ruang publik Bupati Magelang Grengseng Pamuji