Bobol Tembok Penggilingan Padi di Muntilan Magelang dengan Palu 5 Kg, Pencuri Bawa Kabur 250 Kg Beras

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 08:22 WIB
Kanit Pidum Satreskrim Polresta Magelang Iptu M Ady Haryanto mengecek dinding tembok tempat penggilingan padi Sri Makmur Muntilan, Kabupaten Magelang yang dibobol pencuri.
Kanit Pidum Satreskrim Polresta Magelang Iptu M Ady Haryanto mengecek dinding tembok tempat penggilingan padi Sri Makmur Muntilan, Kabupaten Magelang yang dibobol pencuri.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Tiga dari empat pelaku pembobolan tempat penggilingan padi Sri Makmur, Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan, dibekuk Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polresta Magelang.  

Ketiganya berinisial HS, 33, dan F, 26, warga Sleman. dan T, 47, warga Surakarta. Sedangkan seorang pelaku lainnya berinisial A, 30, warga Bantul, masih diburu petugas.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Magelang menyebutkan, aksi pencurian tersebut diketahui Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 05.00.

Kali pertama diketahui korban Slamet, 54, saat hendak mematikan lampu di dalam penggilingan padi. Saat itu, korban mendapati dinding tembok sebelah selatan jebol.

Setelah dicek, ternyata sebanyak 250 kilogram beras mentik wangi dan gabah raib. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp6,2 juta. Aksi pencurian ini dilaporkan ke Polsek Muntilan.

“Jadi, pelaku melubangi tembok menggunakan palu seberat 5 kg. Lalu, pelaku masuk dan mengambil beras dan gabah yang sudah dikemas dalam karung,” jelas  Kanit Pidum Satreskrim Polresta Magelang Iptu M Ady Haryanto kepada Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (3/9/2026).

Ady menjelaskan, penangkapan para pelaku dilakukan di dua tempat terpisah. Pelaku HS ditangkap di wilayah Jogjakarta pada 18 Agustus lalu. Sedangkan dua pelaku lain, T dan F, lebih dahulu diamankan di Sleman terkait kasus terpisah. Seorang pelaku lainnya, A, masih DPO.

“Mereka satu rombongan, beraksi empat orang. Bisa dikatakan lintas provinsi karena warga Jogjakarta beraksi di Muntilan, Jawa Tengah,” katanya.

Hasil pengembangan petugas, kelompok tersebut diduga juga melakukan pencurian di sebuah peternakan telur di wilayah Salam, Magelang.

Modus yang digunakan sama, yakni membobol dinding tembok lalu mengambil telur. Kasus ini ditangani aparat Polsek Salam. 

“Pencurian di Salam ini dilakukan lebih dulu ketimbang di Muntilan. Untuk nilai kerugiannya masih dalam penghitungan,” jelasnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
bobol tembok pencurian beras Muntilan Polresta Magelang