Dosen dan Mahasiswa Untidar Dorong UMKM Desa Sumberarum Kembangkan Usaha dengan Teknologi AI

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:37 WIB
Kegiatan tim PKM Untidar memberikan pelatihan pada pelaku UMKM Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jumat (28/8/2026). (Dok Tim PKM Untidar)
Kegiatan tim PKM Untidar memberikan pelatihan pada pelaku UMKM Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jumat (28/8/2026). (Dok Tim PKM Untidar)

 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Universitas Tidar (Untidar) menggelar pelatihan dan pendampingan penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Sumberaum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. 

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) diadakan untuk memperkuat literasi digital warga sekaligus mendorong perbaikan kualitas produk dan pemasaran usaha yang mereka jalani.

Pada kesempatan tersebut Kepala Desa Sumbearum, Muzain Fanani menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Untidar yang bersedia turun langsung mendampingi warga. 

Mengingat sebagian besar penduduk desa tersebut bergantung pada usaha rumahan seperti kuliner, kerajinan, dan olahan hasil pertanian. 

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran tim dari Universitas Tidar. Semoga ilmu yang dibagikan hari ini bisa langsung dipraktikkan warga, dan pendampingan seperti ini terus berlanjut,” kata Muzain Fanani.

Baca Juga: Wujudkan Kemandirian, Siswa Disabilitas di Magelang Dilatih Kelola Usaha Berbasis Teknologi

Sementata itu, perwakilan dosen Universitas Tidar, Ari Nurul Fatimah, yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan ini menyebut sebagian besar pelaku UMKM di Desa Sumber Arum masih mengelola usahanya dengan cara lama.

Mulai dari pencatatan keuangan sampai promosi produk yang mengandalkan mulut ke mulut.

Sehingga jangkauan pasar mereka terbatas dan sulit bersaing dengan usaha sejenis yang sudah lebih dulu berjualan lewat internet.

“Banyak warga di sini punya produk yang sebenarnya bagus, tetapi belum tahu cara mengemas dan memasarkannya secara digital. Lewat pelatihan ini kami kenalkan beberapa aplikasi AI yang mudah dipelajari dan bisa langsung dipakai untuk usaha yang mereka jalani setiap hari,” kata Ari Nurul Fatimah.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajak mempraktikkan langsung sejumlah aplikasi AI. Antara lain untuk menyusun teks promosi dan deskripsi produk, mengedit foto produk agar tampak lebih menarik, serta merancang jadwal unggahan di media sosial.

Tim juga mendampingi peserta membuat catatan keuangan sederhana berbasis aplikasi supaya arus kas usaha mereka lebih mudah dipantau. (rls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Tidar (Untidar) literasi digital Pengabdian kepada masyarakat Desa Sumberarum