Sekolah Direhab, Siswa SDN Sidorejo 1 Tegalreja Magelang Terpaksa Belajar di Rumah Warga                   

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:30 WIB
Puluhan siswa SDN Sidorejo 1 Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah warga di Dusun Surakan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jumat (28/8/2026). (DITA NURUL AZIZAH/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Puluhan siswa SDN Sidorejo 1 Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah warga di Dusun Surakan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jumat (28/8/2026). (DITA NURUL AZIZAH/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, MungkidProses revitalisasi SD Negeri Sidorejo 1 Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang membuat sejumlah ruang kelas untuk sementara tidak dapat digunakan. Kondisi tersebut membuat para siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah warga di Dusun Surakan, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Kepala SDN Sidorejo 1 Kristiyarta mengatakan, pemindahan kelas menjadi langkah yang harus dilakukan karena sejumlah ruang terdampak pembangunan. Menurutnya, penggunaan rumah warga dipilih sebagai solusi sementara agar siswa tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Yang belajar di rumah warga siswa kelas 1, 2, 3, dan 6. Kami memindahkannya, takutnya ada bahan bangunan yang berbahaya ke anak-anak. Sedangkan siswa kelas 4 dan 5 masih belajar di kelas karena gedungnya belum dibongkar. Jadi, pembangunannya dilakukan bertahap,” jelas Kristiyarta kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Kondisi bangunan SDN Sidorejo 1 Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang  yang sedang direvitalisasi. (DITA NURUL AZIZAH/JAWA POS RADAR MAGELANG)

 
Kondisi bangunan SDN Sidorejo 1 Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang  yang sedang direvitalisasi. (DITA NURUL AZIZAH/JAWA POS RADAR MAGELANG)  

Reni Sri Utami, guru kelas 3 mengatakan, proses pembelajaran di rumah warga memiliki tantangan tersendiri. Guru perlu menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi ruangan yang berbeda dari kelas pada umumnya. Namun, hal tersebut tidak menjadi hambatan besar bagi siswa untuk tetap mengikuti pelajaran. “Di sini memang kurang kondusif. Karena cuma disekat, tidak seperti di sekolah. Anak-anak kami suruh bawa meja lipat dari rumah,” katanya.

Untuk jam sekolah, kelas 3 dan 6 masuk pukul 07.00 sampai 12.00, sedangkan kelas 1 dan 2 sampai pukul 11.00. “Kami menggunakan rumah Pak Carik untuk proses belajar mengajar anak-anak. Selain itu, kami menggunakan rumah saudara Pak Carik. Jadi, rumahnya depan belakang gitu,” ujarnya.

Pihaknya berharap rehab sekolah bisa selesai sesuai target, sehingga seluruh siswa dapat kembali belajar di ruang kelas. Selain memperbaiki kondisi bangunan, revitalisasi diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kegiatan pendidikan. (mg3/mg10/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
Rehab sekolah rusak revitalisasi sekolah rumah warga Tegalrejo Magelang