820 Ribu Peluang Kerja di Jepang, Pemkab Magelang Dorong Penyiapan SDM Unggul dan Terlindungi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 22:42 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang Siti Zumaroh saat menghadiri launching PT Ayaka Joshi Center sebagai Sending Organization, Senin (24/8/2026).  (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang Siti Zumaroh saat menghadiri launching PT Ayaka Joshi Center sebagai Sending Organization, Senin (24/8/2026). (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Pemerintah Kabupaten Magelang launching PT Ayaka Joshi Center sebagai Sending Organization.

Peluncuran dilakukan secara resmi dengan harapan memperkuat profesionalisme, perlindungan, dan tata kelola penempatan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang, khususnya dari wilayah Kabupaten Magelang.

“PT Ayaka Joshi Center bukan sekadar pengembangan usaha. Ini kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem penyiapan, penempatan, hingga pendampingan TKI yang bermartabat ke Jepang,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang Siti Zumaroh.

Ia menyebutkan, penguatan ekosistem itu dibangun secara hulu ke hilir.

Empat pilar utama yang ditekankan, yakni pembekalan keterampilan teknis dan mentalitas kerja, penguasaan bahasa Jepang serta pemahaman budaya kerja, proses rekrutmen yang transparan dan akuntabel sesuai prosedur resmi, serta pendampingan, perlindungan, dan pengawasan berkelanjutan selama pekerja berada di Jepang.

Pemkab Magelang menilai sekolah dan lembaga pelatihan adalah pintu utama menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja yang dinamis.

Di era globalisasi, lulusan tidak cukup hanya berijazah. Tuntutannya adalah SDM yang kompeten, berkarakter kuat, disiplin tinggi, dan memiliki daya saing global.

Momentum peluncuran sengaja dirangkaikan dengan HUT ke-14 Saitama.

Pemerintah mengapresiasi peran Saitama yang dinilai konsisten mencetak SDM unggul dan berintegritas, serta menjadi jembatan bagi anak muda Magelang meraih masa depan lebih cerah.

“Semoga keberadaan Sending Organization ini semakin memperkuat tata kelola penempatan ke Jepang. Semoga Allah SWT memberikan bimbingan dan kemudahan bagi niat baik kita membangun kualitas SDM Kabupaten Magelang,” tutup sambutan tersebut.

Dengan berdirinya PT Ayaka Joshi Center, Magelang kini memiliki satu pintu resmi tambahan untuk menyiapkan dan memberangkatkan pekerja ke Jepang dengan skema perlindungan yang terintegrasi.

Sementara itu, Direktur PT Saitama Juara Mendunia Alfadlol mengungkapkan, pasar kerja di Jepang saat ini membuka peluang yang sangat masif bagi tenaga kerja Indonesia.

Dalam kurun waktu lima tahun kedepan, jepang diproyeksikan membutuhkan hingga 820 ribu tenaga kerja.

“Ini merupakan peluang yang sangat besar, bahkan sekarang sudah banyak penawaran dari perusahaan di Jepang, seperti kebutuhan perawat (caregiver), industri elektronik, otomotif, dan sejumlah sektor lain,” jelasnya.

Target pihaknya terdekat bisa memenuhi kebutuhan 150 tenaga perawat serta operator di bidang mesin dan elektronik.

Dengan saat ini LPK Ayaka Jossei Center sudah SO bisa langsung direct ke perusahaan penerima di Jepang sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
jepang tenaga kerja tki ekosistem Kabupaten Magelang