Pasang Girder, Jalur Jogja-Magelang via Jembatan Krakitan Salam Diberlakukan Buka-Tutup ,

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:15 WIB
Jembatan Krakitan di jalan utama Jogjakarta-Magelang memasuki tahap proses pemasangan ginder, Selasa (18/8/2026) malam. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Jembatan Krakitan di jalan utama Jogjakarta-Magelang memasuki tahap proses pemasangan ginder, Selasa (18/8/2026) malam. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid— Pengerjaan di Jembatan Krakitan, yang berada di jalan utama Jogjakarta-Magelang, Kecamatan Salam memasuki tahap pemasangan girder. 

Sebanyak lima girder sepanjang 18,8 meter akan mulai pemasangan malam ini, Selasa (18/8/2026) mulai pukul 22.00 hingga Rabu (19/8/2026) pukul 04.00.

Selama proses pemasangan, arus lalu lintas dari arah Jogjakarta dan Magelang akan diberlakukan sistem buka tutup jalur.

Namun, ketika proses pemindahan girder akan ditutup total selama 10-15 menit demi keselamatan. 

“Sebelumnya kami ucapkan Alhamdulillah. Sesuai rencana Oktober baru selesai, tapi ini Agustus sudah pemasangan girder. Nanti ada lima girder yang akan dipindahkan dari kendaraan ke jembatan,” jelas KBO Satlantas Polresta Magelang Iptu Rosyid Budiyanto saat ditemui, Selasa (18/8/2026). 

Ia menjelaskan, nanti mulai pukul 22.00 pihaknya akan mulai melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup jalur.

Mengingat, nantinya truk pembawa girder akan diparkir di Jembatan B. 

Namun, saat proses pemindahan girder, ia meminta semua kendaraan berhenti total dari dua arah.

“Jadi kita tutup full total, itu perkiraan sekitar 10 sampai 15 menit dari dua arah, baik dari Jogja maupun dari Magelang,” jelasnya lebih lanjut.

Demi tetap memberikan kenyamanan untuk seluruhnya, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara khususnya untuk kendaraan roda empat dan roda dua. 

Dari arah Magelang menuju Jogjakarta, pengalihan dilakukan di dua titik. 

- Jumoyo: belok kiri ke Pasar Srumbung, tembus Baledono di SPBU Baledono

- Kradenan: sebelum Simpang Tiga Semen belok kiri, tembus Jerukagung lalu ke kanan ke Baledono. 

Sedangkan, dari arah Jogjakarta menuju Magelang juga ada dua jalur alternatif. 

- Sebelum Tugu Irang: belok kiri ke Pasar Ngluwar

- Sebelum jembatan Krakitan, nantinya ada gang sebelah indomaret, belok kiri nanti tembusnya di Desa Mantingan dan jika tekuk kanan akan tembus di simpang tiga Semen.

“Sekali lagi, jalur alternatif ini hanya untuk kendaraan pribadi seperti mobil roda empat dan motor. Untuk kendaraan besar seperti truk dan bus tetap melalui jalur utama,” ujarnya.

Untuk truk dan bus, arus tetap diarahkan ke jalan utama.

Namun kendaraan jenis ini wajib berhenti saat proses pengangkatan girder berlangsung.

"Truk dan bus, kami sarankan untuk tetap jalan utama dan harap bersabar untuk bisa kita stop saat girder diangkat," katanya. 

Sebagai bentuk pelayanan, Satlantas juga akan memberikan kopi gratis kepada pengendara yang terhenti.

Pengemudi diperbolehkan turun dari kendaraan atau tetap di dalam armada saat menunggu.

"Tim kami keliling. Jadi bisa di kendaraan, ngopi dulu. Itu baik yang dari arah dua-duanya," tambahnya.

Warga diimbau untuk menghindari jalur Jembatan Krakitan pada waktu tersebut dan mengikuti arahan petugas di lapangan. 

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Krakitan yang berada di jalan utama Jogjakarta-Magelang, Kecamatan Salam sedang proses renovasi. 

Selama proses renovasi, Satlantas Polresta Magelang lakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan contra flow di lokasi pembangunan.

“Untuk contra flow ini, jembatan B yang seharusnya satu arah dari Jogjakarka ke Magelang. Kita jadikan dua arah, menjadi jalur Magelang-Jogjakarta dan Jogjakarta-Magelang,” jelas Iptu Rosyid. (rfk) 

Editor : H. Arif Riyanto
jembatan krakitan girder sistem buka tutup Salam Kabupaten Magelang