RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Pemerintah Kabupaten Magelang akan kembali menggelar Parade Budaya dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Kegiatan akan dipusatkan di kawasan Sawitan pada Rabu (19/8/2026) , dengan melibatkan 49 kelompok peserta dari tingkat kecamatan hingga OPD.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Wisnu Argo Budiyuono menyebut parade bukan sekedar arak-arakan, melainkan upaya menguri-uri budaya daerah. Nantinya, untuk rutenya yakni di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan, Mungkid.
“Dalam rangka untuk memeriahkan HUT RI, setiap tahun Pemkab Magelang kembali menggelar parade budaya ini. Tujuannya adalah untuk nguri-uri budaya yang ada,” ujar Wisnu saat dihubungi Jawa Pos Radar Magelang, Senin (18/8/2026).
Untuk rekayasa lalu lintas sendiri, KBO Satlantas Polresta Magelang Iptu Rosyid Budiyanto menjelaskan, untuk memperlancar jalannya kegiatan tersebut, sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan, Mungkid akan ditutup. Dan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah jalur yang bisa digunakan untuk masyarakat.
Sejumlah titik yang ditutup yakni, perempatan Masjid Kubah Emas untuk tujuan ke Sawitan dari arah Blondo; Persimpangan Karet untuk tujuan ke Sawitan dari arah Mendut; dan Persimpangan Tugu Pahlawan, Desa Deyangan untuk tujuan ke Sawitan dari arah Sraten.
“Pengalihan arus lalu lintas dilakukan mulai pukul 06.00,” jelasnya.
Dan untuk para wisatawan yang hendak ke Taman Wisata Borobudur, meskipun untuk kendaraan pribadi masih bisa melintas melalui Blondo, namun pihaknya menyarankan untuk melalui Palbapang agar tidak terganggu perjalanannya. Baik dari arah Semarang maupun Jogjakarta. “
“Disarankan untuk para wisatawan yang mau ke Candi Borobudur, diharapkan untuk melalui Palbapang,” pesannya.
Sedangkan untuk akses ke kantor-kantor di sekitar Sawitan seperti Polres masih bisa digunakan. Namun jalan di depan kantor Setda akan ditutup total dan kendaraan diminta putar balik. Petugas mengimbau masyarakat yang hendak ke perkantoran agar mengikuti arahan petugas di lapangan selama kegiatan berlangsung. (rfk)
Editor : H. Arif Riyanto