Tak Lagi Bergantung Cuaca, Mahasiswa KKN UNTIDAR Magelang Ciptakan Oven Pengering bagi UMKM Keripik Singkong Desa Kebonagung Tegalrejo 

H. Arif Riyanto • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (UNTIDAR) menghadirkan oven pengering sederhana berbasis teknologi tepat guna untuk membantu UMKM keripik singkong di Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (UNTIDAR) menghadirkan oven pengering sederhana berbasis teknologi tepat guna untuk membantu UMKM keripik singkong di Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid–Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (UNTIDAR) menghadirkan oven pengering sederhana berbasis teknologi tepat guna untuk membantu UMKM keripik singkong di Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Inovasi ini diperkenalkan melalui demonstrasi pada kegiatan sosialisasi dan pendampingan UMKM, Kamis (23/7/2026) lalu, sebagai solusi atas proses pengeringan yang selama ini bergantung pada sinar matahari.

Anggota Tim KKN UNTIDAR Fatkhurohman Baihaqi menjelaskan, oven berukuran 2 x 1 x 1,5 meter ini dilengkapi tiga rak, plastik UV, heater 400 watt, dan kipas 1.000 rpm.

Sehingga mampu menghasilkan suhu lebih tinggi dibandingkan lingkungan.

“Hasil pengujian menunjukkan suhu di dalam oven mencapai 44,7°C saat suhu luar 29,6°C, sehingga proses pengeringan tetap stabil meski cuaca mendung atau hujan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang

Oven berukuran 2 x 1 x 1,5 meter ini dilengkapi tiga rak, plastik UV, heater 400 watt, dan kipas 1.000 rpm.
Oven berukuran 2 x 1 x 1,5 meter ini dilengkapi tiga rak, plastik UV, heater 400 watt, dan kipas 1.000 rpm.

Fatkhurohman Baihaqi menambahkan, penggunaan oven ini mampu memangkas waktu pengeringan dari sekitar satu hari menjadi tiga jam pada cuaca cerah.

Salah seorang pelaku UMKM keripik singkong Desa Kebonagung mengaku, inovasi tersebut sangat membantu.

"Selama ini kami sangat bergantung pada cuaca. Dengan adanya oven pengering ini, kami memiliki alternatif agar produksi tetap berjalan dan kualitas keripik lebih terjaga," ujarnya.

Kepala Desa Kebonagung Imtihanudin turut mengapresiasi inovasi tersebut.

"Teknologi sederhana seperti ini sangat bermanfaat karena menjawab permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM. Harapan kami, inovasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Dosen Pendamping Dr. Adhi Surya Perdana mengatakan, melalui inovasi oven pengering sederhana ini, Tim KKN UNTIDAR berharap pelaku UMKM Desa Kebonagung dapat memproduksi keripik singkong secara lebih efisien tanpa bergantung sepenuhnya pada kondisi cuaca.

“Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat sekaligus mendukung pengembangan UMKM yang lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing,” katanya. (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
KKN untidar keripik singkong Tegalrejo Magelang Universitas Tidar Magelang oven