RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Pemkab Magelang meluncurkan Manajemen Talenta ASN untuk memperkuat sistem meritokrasi. Penilaian karier ASN ke depan akan berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi, bukan faktor lain.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan, program ini masuk dalam Sapta Cipta Kabupaten Magelang sebagai upaya percepatan reformasi birokrasi. "Penerapan manajemen talenta menjadi kunci menghadirkan ASN yang profesional dan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat," kata Grengseng.
Bupati menekankan dua hal, pertama seluruh perangkat daerah harus memahami indikator sistem meritokrasi dan pejabat penilai harus memberikan penilaian jujur berdasarkan bukti kinerja. Perubahan besar juga terjadi pada kelembagaan.“Tim Penilai Kinerja berubah menjadi Komite Talenta Instansi yang dipimpin Pj Sekda David Rudiyanto,” jelasnya.
Nantinya, komite bertugas memverifikasi pemeringkatan kinerja dan potensi ASN, menetapkan kotak manajemen talenta, merekomendasikan suksesi kepemimpinan, hingga penempatan dan pengembangan ASN. Strategi yang dijalankan meliputi akuisisi, pengembangan, retensi, hingga evaluasi berkelanjutan.
Kepala Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magelang Ari Handoko menambahkan, Pemkab Magelang sudah mendapat persetujuan pembangunan Manajemen Talenta dari BKN. Salah satu syaratnya adalah pembaruan data profil ASN melalui aplikasi Data Management System secara lengkap dan berkelanjutan.
Sebagai apresiasi, 20 perangkat daerah dengan nilai DMS di atas 90 mendapat penghargaan. “Ke depan, Pemkab Magelang juga menerapkan penilaian feedback 360 derajat dua kali setahun dengan alasan faktual, serta mengusulkan kuota asesmen kompetensi ratusan ASN ke BKN agar pemetaan talenta lebih menyeluruh,” bebernya. (rfk/aro)
Manajemen Talenta ASN
- Penilaian karier ASN berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi, bukan faktor lain
- Tim Penilai Kinerja berubah menjadi Komite Talenta Instansi yang dipimpin Pj Sekda David Rudiyanto.
- Komite bertugas memverifikasi pemeringkatan kinerja dan potensi ASN, menetapkan kotak manajemen talenta, merekomendasikan suksesi kepemimpinan, hingga penempatan dan pengembangan ASN.
DIOLAH DARI BERITA
Editor : H. Arif Riyanto