RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Tim dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tidar (Untidar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kegiatan bertajuk "Optimalisasi Produksi dan Nilai Tambah Mawar melalui Pengelolaan OPT Terpadu, Teknik Sambung, dan Pemasaran Produk Diversifikasi Mawar Berbasis SDGs 12 di Desa Munengwarangan."
Acara yang dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026 ini bertempat di Dusun Grogol, Desa Munengwarangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Sasarannya, Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Grogol.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas Tidar Tahun 2026. Pengabdian kepada Masyarakat diketuai oleh Marifa Ibrahim, S.P., M.App.Sc. dengan anggota Ade Nendi Mulyana, S.P., M.Si., Sayyidah Afridatul Ishthifaiyyah, S.P., M.Si., dan Dhea Sashinta Ashari, S.P., M.Si.
Pelaksanaan kegiatan juga didukung oleh mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Tidar yang berpartisipasi dalam pendampingan kegiatan di lapangan.
Program pengabdian bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani Mawar Grogol dalam mengelola budidaya mawar secara berkelanjutan melalui penerapan teknologi budidaya, pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) secara terpadu, serta pengembangan diversifikasi produk berbahan dasar mawar.
Program ini juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi hasil budidaya mawar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 12, yaitu Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai teknik sambung (grafting) tanaman mawar oleh Nurus Sofwan, S.P., seorang praktisi yang berpengalaman di bidang perbanyakan tanaman khusuanya teknik sambung.
Pada sesi ini peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip dasar pemilihan batang bawah dan batang atas, tahapan pelaksanaan teknik sambung, serta faktor-faktor yang menentukan keberhasilan penyambungan.
Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti praktik secara langsung dengan pendampingan dari narasumber dan tim pengabdian.
Penerapan teknik sambung ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bibit, memperbaiki pertumbuhan tanaman, serta meningkatkan produktivitas budidaya mawar merah maupun putih.
Selain itu, dapat menjadi salah satu solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani.
Termasuk sulitnya memeroleh pertumbuhan yang optimal pada beberapa varietas, seperti mawar putih, sehingga budidaya mawar di Desa Munengwarangan dapat berkembang secara lebih berkelanjutan.
Materi berikutnya disampaikan Ade Nendi Mulyana, S.P., M.Si. mengenai Pengelolaan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Terpadu pada tanaman mawar.
Dalam pemaparannya dijelaskan pentingnya penerapan pengendalian OPT yang mengintegrasikan berbagai metode pengendalian.
Mulai dari monitoring dan identifikasi OPT, penerapan teknik budidaya yang baik, pemanfaatan musuh alami, hingga penggunaan pestisida secara bijaksana.
Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai pemanfaatan insektisida nabati sebagai salah satu alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik aplikasi insektisida nabati pada tanaman mawar. Sehingga peserta dapat memahami teknik aplikasi yang tepat untuk mendukung pengendalian hama secara efektif dan berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti setiap sesi, berdiskusi dengan narasumber, mengajukan berbagai pertanyaan, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan praktik.
Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya semangat anggota Kelompok Wanita Tani Mawar Grogol untuk mengembangkan budidaya mawar yang lebih produktif, efisien, dan ramah lingkungan.
Ketua tim pengabdian, Marifa Ibrahim, S.P., M.App.Sc., menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Universitas Tidar dalam melaksanakan salah satu tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan inovasi dan teknologi yang diperkenalkan dapat diadopsi oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil budidaya, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani.
Rangkaian kegiatan pengabdian ini masih akan berlanjut pada tahap berikutnya, yaitu pelatihan pemasaran dan diversifikasi produk mawar.
Melalui kegiatan lanjutan tersebut diharapkan Kelompok Wanita Tani Mawar tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar mawar serta strategi pemasaran yang lebih efektif.
Sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat Desa Munengwarangan. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo