RADARMAGELANG.ID, Mungkid —Langkah KH Muhammad Yusuf Chudlori maju dalam bursa pemilihan calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin mantap.
Ini setelah sebanyak 22 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Jawa Tengah memberikan dukungan kepada pria yang akrab disapa Gus Yusuf ini maju dalam Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026 mendatang. Dukungan ini disampaikan pada maklumat yang digelar di Aula Pesantren API Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu (18/7/2027) malam.
Ketua PCNU Kabupaten Semarang KH Ahmad Fauzan mewakili PC-PC NU di Jawa Tengah menilai, NU membutuhkan kepemimpinan yang sejuk dan mampu menjaga keseimbangan di tengah dinamika internal.
PBNU, kata dia, diharapkan tidak tersandera konflik, tetapi kembali memperkuat pelayanan melalui pendidikan, pesantren, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kaderisasi, serta penguatan organisasi hingga tingkat cabang dan ranting.
“Atas dasar tanggung jawab moral dan kecintaan kepada NU, kami memandang hadirnya Gus Yusuf ini bisa menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan, merangkul seluruh kader dan kekuatan NU tanpa membedakan latar belakang,” katanya.
Selain itu, Fauzan menilai Gus Yusuf mampu mengembalikan orientasi organisasi sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat NU, jam’iyah, serta bermanfaat juga untuk masyarakat Indonesia.
“Karenanya, kami meminta dan mendukung Gus Yusuf untuk bersedia maju dan berkhidmah sebagai calon Ketua Umum PBNU,” ujarnya di hadapan Gus Yusuf.
Para pengurus PCNU menilai Gus Yusuf memiliki akar kuat dalam tradisi pesantren, pengalaman organisasi, serta kemampuan menjembatani berbagai kelompok di lingkungan NU.
Menanggapi dukungan itu, Gus Yusuf menegaskan, pencalonan adalah soal amanah, bukan jabatan.
“Bagi saya, ini bukan soal jabatan, tetapi soal khidmah. Jika para masyayikh dan jam’iyah memang menghendaki dan memberi amanah, Insya’Allah saya siap menjalankan dengan sebaik-baiknya. Yang terpenting, NU harus kembali guyub, solid, dan fokus melayani umat,” kata Gus Yusuf.
Ia menambahkan, Muktamar NU harus menjadi momentum memperkuat persatuan.
“NU ini pesantren besar kita bersama. Muktamar harus menjadi jalan untuk menyatukan, bukan memisahkan. Siapapun yang diberi amanah, tugas utamanya adalah membuat NU semakin guyub dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh umat,” ujarnya.
Maklumat dukungan terhadap Gus Yusuf ini juga dihadiri Himpunan Alumni Santri Lirboyo, IMAP Ittihadul Mutakhorijin Al-Falah Ploso, Alumni Asrama Perguruan Islam Tegalrejo, serta para kiai sepuh NU dari sejumlah kabupaten dan kota di Jateng. (rfk/aro)
PCNU di Jateng Dukung Gus Yusuf
PCNU Kabupaten Magelang
PCNU Kota Magelang
PCNU Purworejo
PCNU Temanggung
PCNU Wonosobo
PCNU Sukoharjo
PCNU Boyolali
PCNU Karanganyar
PCNU Sragen
PCNU Cilacap
PCNU Salatiga
PCNU Demak
PCNU Kudus
PCNU Kendal
PCNU Kabupaten Semarang
PCNU Kota Tegal
PCNU Kabupaten Tegal
PCNU Pemalang
PCNU Batang
PCNU Kabupaten Pekalongan
PCNU Wonogiri
PCNU Kota Surakarta
DIOLAH DARI BERITA
Editor : H. Arif Riyanto