Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Unik! SD Negeri Soka 2 Srumbung Magelang Hanya Punya Dua Murid Kelas 5 dan 6, Lainnya Zonk

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 17 Juli 2026 | 19:39 WIB
Reyandita Keisha Zahra, kelas 5, dan Rama Dava Saputra, kelas 6 mengikuti pembelajaran bersama di satu ruang kelas SD Negeri Soka 2, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Reyandita Keisha Zahra, kelas 5, dan Rama Dava Saputra, kelas 6 mengikuti pembelajaran bersama di satu ruang kelas SD Negeri Soka 2, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

 

RADARMAGELANG.ID, MungkidSejak ada wacana penggabungan atau regrouping, SD Negeri Soka 2, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang sudah tidak menerima murid baru. Praktis, saat ini tinggal dua siswa yang masih tersisa di sekolah ini.

Kedua siswa itu, Reyandita Keisha Zahra, 10, siswi kelas 5 dan Rama Dava Saputra, 11, siswa kelas 6. Meski beda angkatan, proses belajar mengajar keduanya dijadikan satu. Sedangkan kelas lainnya sudah kosong. Terakhir, sebelum kelulusan lalu, jumlah siswa SD ini ada empat anak. 

Pranta Susiyanta, guru Kelas 5 SD Negeri Soka 2 bercerita, kondisi ini mulai terjadi sejak adanya rencana regrouping. Informasi awalnya, kata Pranta, dari 2015 memang sudah ada wacana regrouping dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

“Tapi, setelah menunggu pada 2015 itu memang nggak jadi regrouping. Alasannya, karena nggak di-ACC atau bagaimana kita tidak tahu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Sejak saat itu, sejumlah orang tua sekitar mulai berpikir dua kali ketika hendak menyekolahkan putra-putrinya di SD Negeri Soka 2. “Ditambah lagi, setiap tahunnya anak usia SD yang mendaftar juga semakin berkurang,”katanya.

Menurut Pranta, saat ini jumlah SD di sekitar Desa Ngargosoko ada empat sekolah. Yakni, SD Negeri Soka 1, SD Negeri Soka 2, SD Islam Al Umar Ngargosoko, dan MI Ma’arif Gedangan Ngargosoko.

Pranta sendiri masih menginginkan SDN Soko 2 tetap bertahan. Namun, jika memang harus di-regrouping, dirinya tetap akan mendukung. “Perasaan hati sebenarnya sangat sedih. Namun, di sisi lain kita juga tetap menunggu arahan dari dinas seperti apa,” ujarnya.

Meski saat ini hanya tersisa dua siswa, Reyandita Keisha Zahra mengaku tetap bersemangat untuk mengikuti pembelajaran. “Tetap senang dan semangat,” ucapnya.

Keisha mengaku, di sela belajar, tetap bisa bermain dengan Rama, satu-satunya temannya. “Biasanya main dakon sama Rama di sekolah,” ujar Keisha yang bercita-cita melanjutkan ke SMP Negeri 1 Srumbung.

Hal senada diungkapkan Rama. Ia tetap bersemangat meskipun hanya sendirian di kelas 6.

Terpisah, Sekretaris Desa Ngargosoko Suji mengatakan, rencana regrouping ini sudah muncul sejak beberapa tahun lalu menyebabkan menurunnya jumlah siswa di SD Negeri Soka 2.  “Selain itu, ditambah satu desa ini ada empat SD,” jelasnya.

Terkait rencana regrouping saat ini, jelas Suji, setelah rapat terakhir sebelum kelulusan kemarin, masih menunggu SK Bupati Magelang. Sebetulnya, harapannya sebelum tahun ajaran baru sudah bergabung dengan SD lain. “Namun, hingga saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut,” ujarnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
kurang murid regrouping SD Srumbung sd negeri Kabupaten Magelang