RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Manajemen Taman Wisata Borobudur (PT TWC) melakukan strategi beda dalam menggaet pengunjung. Saat ini, PT TWC tengah menggeser strategi pariwisata dari yang semula berbasis mass market (pasar massal) menuju quality market guna mewujudkan pariwisata berkualitas (quality tourism).
Direktur Utama Taman Wisata Borobudur Mardijono Nugroho mengatakan, langkah pembenahan kawasan dan pemberdayaan warga lokal diharapkan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Pihak manajemen memproyeksikan pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) akan terus meningkat tajam pada Juli, Agustus, hingga September, dengan target mencapai 4.000 orang per hari.
“PT TWC optimististis tren positif ini akan membawa angin segar bagi sektor pariwisata dan kebudayaan di Jawa Tengah,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Sementara itu, selama momen libur panjang sekolah lalu, TWC mencatat angka kunjungan hingga 148 ribu wisatawan pada periode 20 Juni hingga 12 Juli.
Menurut Mardijono, selama libur tahun ajaran baru itu, angka kunjungan cukup tinggi, karena bersamaan dengan momen musim panas (summer holiday) di wilayah Eropa. Sehingga, banyak wisatawan asing yang memanfaatkan momen tersebut untuk berkunjung ke Candi Borobudur.
“Setiap hari, jumlah pengunjung sekitar 5.000 orang. Untuk wisatawan yang naik ke struktur candi kurang lebih 2.000 orang dan wisatawan mancanegara 1.000-1.500 orang,” bebernya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto