RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Nurul Arifin, 26, warga Ngargosoko, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, yang dilaporkan hilang sejak Minggu (5/7/2026) lalu, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (8/7/2026) siang sekitar pukul 11.45.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di aliran Sungai Senowo, daerah Krinjing, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Kapolsek Srumbung AKP Suswanto menjelaskan, laporan kehilangan korban pertama kali diterima pihak kepolisian, Senin (6/7/2026) pagi.
Berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, pemuda tersebut pergi ke arah Gunung Merapi mengendarai sepeda motor melalui jalur Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Srumbung bersama relawan setempat dan masyarakat langsung melakukan pencarian mandiri.
“Alhamdulillah, Selasa (7/7/2026) sore, tim pencari berhasil mendapatkan titik terang dengan menemukan sepeda motor Nurul Arifin di jalur setapak pemantauan kebakaran TNGM atau di daerah Pancar tepatnya di atas Jurang Jero,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Proses pencarian kemudian diintensifkan pada Rabu (8/7/2026) pagi setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan Basarnas Unit Siaga Borobudur.
Koordinator Basarnas Unit Siaga Borobudur Arif Yulianto mengatakan, operasi pencarian dimulai kembali pukul 10.00 dengan membagi tim menjadi tiga SRU (Search and Rescue Unit).
Operasi ini memfokuskan penyisiran dari titik penemuan sepeda motor korban menggunakan metode e-SAR (menyisir bukit secara membentang).
“Untuk proses pencarian kami bagi menjadi tiga SRU, dengan titik awal pencarian dimulai dari titik ditemukannya sepeda motor milik survivor,” jelasnya.
Setelah hampir dua jam menyisir medan lereng Merapi, sekitar pukul 11.45, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban di aliran Sungai Senowo yang berhulu di Gunung Merapi. Korban langsung dievakuasi oleh petugas untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Arif menjelaskan, lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 8 kilometer dari titik ditemukan motor korban.
“Setelah dibawa ke Balai Desa Krinjing, kemudian dirujuk ke RSUD Muntilan,” ujarnya.
Ia mengaku, selama proses pencarian di sekitar titik penemuan sepeda motor, kendala yang dihadapi tim SAR gabungan adalah terkait aktivitas Gunung Merapi.
“Kendala di lapangan adalah guguran Gunung Merapi. Pada saat proses pencarian sempat terjadi beberapa kali guguran,” jelasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto