Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pemilih Baru Kabupaten Magelang Bertambah 21 Ribu Orang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 3 Juli 2026 | 23:34 WIB
Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--KPU Kabupaten Magelang mencatat ada penambahan pemilih baru sebanyak 21.144 orang. Hasil ini berdasarkan rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Magelang.

Pemilih baru ini terdiri atas pemilih pemula, pemilih alih status dari TNI/Polri menjadi sipil (purnawirawan), serta pemilih pindah domisili masuk ke Kabupaten Magelang.

Selain mencatat pemilih baru, kerja PDPB juga membukukan data pemilih yang sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebagai pemilih dalam pemilu dan pemilihan, dikarenakan sudah meninggal dunia, alih status dari sipil menjadi TNI/Polri, pindah domisili keluar wilayah Kabupaten Magelang sebanyak 4.532 orang.

"Selain mencatat pemilih baru dan TMS, kerja PDPB hingga Triwulan II ini juga mengidentifikasi pemilih yang mengubah elemen data pemilih (kependudukan) sebanyak 4.807 orang. Keseluruhan data ini tersebar di 372 desa dan 21 kecamatan di Kabupaten Magelang," terang Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik di depan peserta rapat pleno terbuka.

Hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan II 2026 yang dituangkan dalam Berita Acara ini menyebutkan jumlah Daftar Pemilih hingga Triwulan II sebanyak 1.042.011 jiwa, terdiri atas 519.455 perempuan dan 522.556 laki-laki.

Sebelumnya, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Siti Nurhayati dalam materi pengantar rapat pleno memaparkan proses bisnis program kerja PDPB Tahun 2026 yang saat ini tengah dilakukan KPU Kabupaten Magelang dan juga KPU kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Di Kabupaten Magelang, KPU terus bersinergi dengan stakeholder dan mitra strategis lainnya, untuk mendukung suksesnya pelaksanaan PDPB, termasuk pemerintah desa yang merupakan garda terdepan pemutakhiran daftar pemilih untuk mewujudkan data pemilih Pemilu dan pemilihan berkualitas yang valid, akurat dan komprehensif," ucapnya.

Pengurus Organisasi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Magelang Ummi Barokah turut menyampaikan saran masukan terkait keberadaan jumlah pemilih perempuan yang jumlahnya lebih banyak dibanding laki-laki.

Ummi meminta KPU juga memberikan fokus perhatian kepada pemilih perempuan, terutama dalam kegiatan pendidikan pemilih.

Di Kabupaten Magelang, legislator perempuan baru 10 persen dari 50 kursi di DPRD, ini tentu menjadi penting untuk mendidik dan mengajak pemilih perempuan agar memilih calon perempuan lebih banyak lagi. "Paling tidak harapan dan cita-cita 30 persen kuota perempuan tercapai," harapnya.

Dukungan senada diucapkan Ketua KNPI Kabupaten Magelang Arif Budianto. Dia mengatakan, KNPI sebagai wadah pemuda Indonesia saat ini tengah menggodok rencana pendidikan kader perempuan.

Ia berharap dalam waktu dekat dapat bersinergi dengan KPU dalam program pendidikan pemilih menyasar kaum perempuan, agar berani tampil tak hanya di ruang domestik saja. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pemilih pemula #KPU Kabupaten Magelang #pemilu