RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Bunda PAUD Kabupaten Magelang Dian Grengseng Pamuji terus bergerak memastikan seluruh anak usia dini di wilayahnya mendapatkan hak edukasi yang layak.
Melalui aksi nyata di lapangan, ia memantau langsung kondisi riil satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk mendorong perluasan akses sekolah. Fokus pemantauan kali ini menyasar beberapa titik strategis, di antaranya TK Pertiwi Tegalsari (Kecamatan Candimulyo), TK PGRI Wonosuko (Kecamatan Tegalrejo), dan TK Pertiwi (Kecamatan Pakis).
Dian menyampaikan, lingkungan belajar yang memadai dan berkualitas sangat menentukan tumbuh kembang anak. Namun, ia menggarisbawahi bahwa sistem belajar anak usia dini mutlak berbeda dengan sekolah formal. Proses belajar di tingkat PAUD dikemas lewat metode bermain yang terstruktur, eksplorasi lingkungan, dan interaksi sosial. “Melalui aktivitas tersebut, anak-anak tidak hanya diasah kemampuan akademiknya, melainkan juga kecerdasan emosional dan karakter dasar mereka,” jelas Dian di sela-sela kunjungannya saat menyapa anak-anak.
Tahun ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang menginisiasi program unggulan bertajuk PKK Sahabat Anak. Program ini memiliki empat kegiatan utama, yang salah satunya diwujudkan melalui aksi "Sigap Sekolah" (Sinergi Gerakan PKK untuk Sekolah Ramah Anak dan Berkarakter). “Kegiatan ini menyasar lembaga pendidikan PAUD, khususnya dalam proses SPMB, untuk memastikan anak usia 4-6 tahun telah mendapatkan akses pendidikan anak usia dini," ujar Dian.
Ia juga menegaskan perlunya sinergi yang kuat antara kader PKK, tenaga pendidik, dan orang tua. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem sekolah yang aman, bebas dari kekerasan, serta mendukung penuh stimulasi motorik dan kognitif anak. Dengan gerakan yang masif ini, Kabupaten Magelang optimistis mampu mencetak generasi emas yang cerdas, kreatif, dan berkarakter kuat sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Wisnu Argo menyampaikan, kegiatan roadshow ini merupakan bagian dari pemantauan langsung pelaksanaan SPMB PAUD di sejumlah wilayah yang berlangsung 17-22 Juni.
Dikatakan, pelaksanaan SPMB PAUD tahun ini diharapkan sudah mulai memanfaatkan sistem berbasis aplikasi guna meningkatkan efektivitas dan transparansi. “Harapannya, sebelum masuk SD, anak-anak sudah mendapatkan pendidikan sejak dini melalui PAUD,’ harapnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap seluruh anak di Kabupaten Magelang dapat memperoleh layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, serta mampu membentuk generasi yang sehat, cerdas, ceria, dan berkarakter. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto