RADARMAGELANG.ID, Mungkid – Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan di Kabupaten Magelang.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan bersama Forkopimda Tahun 2026 di Kecamatan Secang, Kamis(4/6/2026).
Menurut Grengseng, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah.
Ia mengapresiasi berbagai prestasi akademik yang diraih pelajar Kabupaten Magelang, khususnya dari Kecamatan Secang.
"Saya meyakini tidak ada jalan menuju kesejahteraan dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan selain melalui pendidikan," ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah siswa dari Kecamatan Secang yang berhasil meraih nilai sempurna dalam berbagai bidang akademik.
Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia Kabupaten Magelang terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperluas program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
Tahun ini, pemerintah menargetkan ratusan mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan untuk mendukung keberlanjutan studi mereka.
Selain sektor pendidikan, Grengseng juga menyoroti sejumlah program prioritas daerah, mulai dari ketahanan air saat musim kemarau, pelayanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.
Untuk menghadapi potensi kekeringan, pemerintah daerah terus mengembangkan sarana pendukung penyediaan air bersih yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.
Di bidang kesehatan, ia menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tidak boleh menolak pasien, terutama masyarakat kurang mampu.
"Pemerintah daerah bertanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit daerah tidak boleh menolak pasien," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Magelang juga terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui pembangunan dan penambahan kapasitas tempat tidur di sejumlah rumah sakit daerah.
Terkait pembangunan infrastruktur, Grengseng mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk mempertimbangkan penggunaan paving block pada pembangunan jalan lingkungan.
Selain lebih ekonomis, material tersebut dinilai mampu meningkatkan daya resap air sehingga membantu mengurangi genangan dan potensi banjir.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi pemerintahan desa. Menurutnya, berbagai persoalan hukum yang terjadi di desa seringkali berawal dari lemahnya pengelolaan administrasi dan perencanaan anggaran.
Ia meminta seluruh perangkat desa mencermati setiap proses administrasi dan penganggaran agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kita harus mengawal administrasi sejak awal dengan baik. Jangan sampai persoalan muncul hanya karena administrasi yang tidak tertib," katanya.
Sementara itu, Camat Secang Sri Tanto mengingatkan pemerintah desa agar lebih teliti dalam pengelolaan keuangan dan administrasi.
Ia menyoroti masih adanya temuan terkait ketidaksesuaian satuan harga serta kelengkapan bukti pengeluaran dalam pelaksanaan kegiatan desa.
Menurutnya, ketelitian administrasi menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya persoalan hukum di kemudian hari.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolresta Magelang Eko Widianto menekankan pentingnya pencegahan pelanggaran hukum melalui pengawasan dan koordinasi yang baik antara pemerintah desa, aparat penegak hukum, serta instansi pengawas.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan penyelesaian perkara melalui keadilan restoratif dapat diterapkan dalam kondisi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun demikian, kepala desa dan perangkat desa tetap harus menghindari penyalahgunaan anggaran maupun tindakan yang berpotensi merugikan keuangan negara.
"Saat ini yang terpenting adalah saling mengingatkan dan melakukan pengawasan agar pelanggaran hukum tidak terjadi," ujarnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah berharap tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan semakin baik, transparan, akuntabel, serta mampu mendukung keberhasilan program pembangunan di Kabupaten Magelang. (rfk)
Editor : H. Arif Riyanto