RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Pemkab Magelang terus memperkuat implementasi program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan di Ruang Cemerlang Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Rabu (3/6/2026).
Ketua Tim Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Magelang Dian Grengseng Pamuji mengatakan, program KKS diarahkan untuk mempercepat sejumlah tujuan utama pembangunan kesehatan. KKS merupakan kondisi wilayah yang bersih, nyaman, dan sehat yang dicapai melalui keterlibatan aktif masyarakat bersama pemerintah. Pendekatan ini dilakukan secara terintegrasi lintas sektor, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga pelayanan publik.“Forum ini juga mendorong pembangunan berbasis kesehatan di berbagai kawasan,” kata Dian.
Pada 2025, Kabupaten Magelang telah mengikuti penilaian KKS tingkat nasional dan meraih kategori Padapa, dengan capaian nilai di atas 71 persen. Penilaian tersebut mencakup sembilan tatanan, di antaranya sektor pariwisata yang mencatat nilai tertinggi mencapai 91,67 persen, serta perkantoran dan industri sebesar 86,36 persen.
Sementara itu, sektor transportasi dan ketertiban lalu lintas serta penanggulangan bencana masih menjadi perhatian dengan capaian relatif lebih rendah dibandingkan sektor lainnya. Capaian ini menjadi pijakan awal bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas implementasi program ke depan.
“Masa berlaku Surat Keputusan (SK) tim KKS akan berakhir pada 2026, sehingga perlu segera dilakukan pembaruan sebagai langkah persiapan menghadapi penilaian berikutnya,” ucap Dian.
Menurutnya, pembaruan tim ini penting sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyelenggaraan KKS.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang dr. Herlina menjelaskan, terdapat sejumlah sasaran utama KKS yang harus dicapai, di antaranya terlaksananya program kesehatan melalui pemberdayaan forum masyarakat, terbentuknya kemitraan antara masyarakat, pemerintah, dan swasta, serta meningkatnya kualitas lingkungan fisik, sosial, budaya, dan pelayanan kesehatan. “Tujuan akhirnya adalah menciptakan kondisi yang mendukung produktivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Herlina.
Dalam pelaksanaannya, Forum Kabupaten Sehat memiliki sejumlah tugas strategis, seperti membina kelompok kerja desa dan kelurahan sehat, mengoordinasikan kegiatan lintas wilayah, hingga merumuskan prioritas pembangunan berbasis kesehatan. “Target kami naik ke kategori Wiwerda pada 2027,” ujarnya dengan tegas.
Penilaian KKS sendiri akan menghasilkan penghargaan Swasti Saba yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Padapa, Wiwerda, dan Wistara. Kabupaten Magelang pada 2025 meraih kategori Padapa, menargetkan peningkatan ke level Wiwerda pada penilaian 2027, dengan periode evaluasi mencakup 2025 - 2026. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto