Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Detik-detik Waisak , Ribuan Umat Padati Pelataran Candi Borobudur Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:37 WIB
Ribuan umat Buddha memadati area Pelataran Candi Borobudur, Magelang pada momen detik-detik Waisak 2570 BE/ 2026, Minggu (31/5/2026). (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Ribuan umat Buddha memadati area Pelataran Candi Borobudur, Magelang pada momen detik-detik Waisak 2570 BE/ 2026, Minggu (31/5/2026). (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Suasana khidmat dan tenang tampak tercipta pada prosesi detik-detik Waisak 2570 BE/ 2026 pada Minggu (31/5/2026) di Lapangan Kenari, Pelataran Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

Momen detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 15.44.44, ditandai dengan pemukulan genta sebanyak tiga kali. 

Ribuan umat Buddha dari seluruh penjuru Indonesia hingga dunia tampak hadir memadati Pelataran Candi Borobudur pada momen detik-detik Waisak.

Mereka larut dalam hening meditasi dengan sikap anjali, serta mendengarkan wejangan dhamma Sang Buddha.

Tepat pukul 15.44.44, sebagai momen sakral mengenang kelahiran, pencerahan, dan parinibbana Buddha Gotama, salah biksu melakukan pemukulan genta sebanyak tiga kali.

“Di momen kali ini, kita merayakan tiga peristiwa suci sekaligus. Yakni, memperingati kelahiran orang suci, pencapaian kebuddhaan, dan meninggalnya Buddha Gautama,” jelas Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI ‎Supriyadi.

Ia menyampaikan, ritual puja Waisak di Candi Borobudur ini tidak hanya dirayakan oleh umat di sini saja.

Namun  juga dirayakan oleh seluruh Umat Buddha di Indonesia.

“Tentu ini menjadikan kita agar memiliki sebuah pemahaman agar kita mampu bertransformasi menjadi orang yang saleh, orang yang baik, dan kita mampu membawa energi kedamaian dari altar puja menuju ruang publik,” ucapnya.

‎Supriyadi mengatakan, sungguh bahagia untuk seluruh umat tanpa sebuah permusuhan.

“Ketika kita mampu menghadirkan kedamaian dalam diri, maka kehadiran kita di tengah masyarakat akan memberikan dampak yang nyata. Oleh karena itu, umat Buddha semuanya, harus bisa menjadi pelopor perdamaian merajut kerukunan dan mempererat persaudaraan,” ujarnya.

“Sekali lagi, selamat Hari Raya Suci Waisak 2570 BE tahun 2026, semoga kita semua berbahagia,” tambahnya.

Tema Hari Raya Waisak 2570 BE pada 2026 adalah Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, serta Cinta Kasih sebagai Landasan Kedamaian.

Tema ini menekankan pentingnya ajaran dharma, moralitas, dan welas asih sebagai pilar utama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dan penuh kedamaian di tengah masyarakat

Sementara itu, Perwakilan Majelis Mahayana Tanah Suci Indonesia Biksu Dwiwiya Savhira menyampaikan, dalam peringatan Waisak kali ini, memperingati tiga peristiwa penting, yaitu kelahiran Buddha mencapai penerangan sempurna dan parinibbana.

Namun, yang paling penting, ketika Buddha ingin mendapatkan pencerahan. 

Dasar yang pertama Buddha adalah melihat orang sakit, tua, dan mati.

Rasa empati yang sangat tinggi, rasa cinta kasih yang sangat tinggi karena manusia itu mengalami proses penderitaan, sehingga dia mencari obat. 

“Jadi, marilah ini adalah pintu gerbang kita, cinta kasih itu, untuk hidup lebih baik, hidup berkomunikasi dengan orang lain, dan pintu menuju pencerahan,” ucapnya. 

Kekuatan manusia yang paling hakiki yang bisa membawa dan menyelamatkan diri sendiri adalah cinta kasih.

“Karena itulah mari kita sebagai insan manusia, kita hidup di dalam dunia cinta kasih, menyatu dalam sendi-sendi kehidupan kita, saya yakin diri kita akan tenang, kerukunan akan terjadi, baik untuk masyarakat, negara, maupun bangsa,” ujarnya.

Usai rangkaian detik-detik Waisak terlaksana, para biksu dan umat Buddha menggelar pradaksina di kompleks Candi Borobudur untuk menutup rangkaian Tri Suci Waisak 2570 BE/2026. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#candi borobudur #buddha #waisak #Kabupaten Magelang #Meditasi