Setelah Jalan Kaki 666 Km, 57 Biksu Tiba di Candi Borobudur Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 23:26 WIB
Sebanyak 57 biksu yang mengikuti perjalanan Indonesia Walk for Peace dari Bali tiba di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (28/5/2026). 
Sebanyak 57 biksu yang mengikuti perjalanan Indonesia Walk for Peace dari Bali tiba di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (28/5/2026). 

RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Sebanyak 57 biksu yang mengikuti perjalanan Indonesia Walk for Peace akhirnya tiba di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 13.54.

Mereka sempat bermalam di Kelenteng Hok An Kiong Muntilan dan  singgah di Vihara Mendut dan Rumah Dinas Bupati Magelang. Para biksu akan mengikuti Tri Suci Waisak pada 31 Mei lusa.

Ketua Nasional Indonesia Walk For Peace 2026 Tosin menjelaskan, jumlah biksu yang mengikuti perjalanan ini awalnya 50 orang.

Mereka berasal dari Thailand 43 biksu, Malaysia empat biksu, dan Laos tiga biksu.

“Di perjalanan ada tambahan tujuh biksu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang. 

Tosin menambahkan, Indonesia Walk For Peace 2026  merupakan sebuah perjalanan damai.  

Proses yang diambil bukan kehidupan pertapaan, namun perjalanan damai itu sendiri.

Mereka jalan kaki dari Brahma Vihara Arama Buleleng Bali menuju Candi Borobudur sejak 9 Mei lalu menempuh jarak sekitar 666 km.

“Ini bukan sekedar perjalanan fisik, melainkan sebuah misi besar yang membawa pesan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan lintas bangsa,” jelasnya. 

Ia mengaku menyaksikan sendiri bagaimana keteguhan mereka yang tetap mengikuti perjalanan ritual thudong meski mengalami cedera kaki.

Bahkan ada yang harus dijahit hingga lima kali, namun tetap melanjutkan langkah tanpa henti.

Tosin juga menyoroti kesederhanaan para biksu yang menolak fasilitas mewah. 

Sebelumnya, saat tiba di Kelenteng Hok An Kiong Muntilan, Rabu (27/5) sekitar pukul 17.31, para biksu disambut barongsai, karpet merah dan taburan bunga mawar. 

Hadir Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, dan Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha Kemenag RI Nyoman Suriadarma.

Para biksu menginap semalam, dan keesokan harinya melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur.

Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha Kemenag RI Nyoman Suriadarma menyampaikan, dalam momen Waisak tahun ini, telah dirumuskan satu tema yakni dharma menjaga perdamaian dunia. 

“Dengan pesan utama, ingin mengumandangkan ke semua pihak hingga seluruh dunia bahwa keharmonisan, kerukunan, keakraban, kebersamaan itu perlu terus-menerus dihadirkan,” katanya. (rfk/aro)

 

 

                        

Editor : H. Arif Riyanto
magelang candi borobudur Thudong waisak biksu