Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Marak Aksi Tawuran, Bupati Magelang: Camp Character Menjadi Salah Satu Langkah Pencegahan Kenakalan Remaja

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:54 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar camp character. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar camp character. (ROFIK SYARIF/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Maraknya aksi tawuran antarremaja di Kabupaten Magelang akhir-akhir ini, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan, salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang adalah dengan camp character.

Camp carakter ini sudah kami lakukan dua kali dan memang jika dilihat dari dampak memang belum kelihatan. Tapi, saya yakin ke depan jika kegiatan camp karakter ini bisa dilakukan secara sustain berkelanjutan, saya yakin akan berdampak,” kata Grengseng kepada Jawa Pos Radar Magelang usai pelaksanaan Salat Idul Adha di MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang, Rabu (27/5/2026).

Pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polresta Magelang dan Kodim 0705/ Magelang untuk penanganan anak-anak tersebut.

Ia menjelaskan, camp karakter ini sebuah proses di mana tidak hanya melibatkan anak-anak saja, tapi juga para kepala sekolah dan guru. 

“Kami juga melakukan identifikasi untuk siswa-siswanya. Baik tingkat kenakalan siswanya maupun kekurangan di sekolahnya apa? Kita kumpulkan dan lakukan camp karakter ini,” ujarnya. 

Dan camp karakter ini, kata Grengseng, dilakukan dalam satu tahun empat kali per tiga bulan.

Dengan siswa yang ikut itu, salah satunya mereka yang teridentifikasi kecenderungan kenakalannya di atas rata-rata teman lainnya.

“Dari hal itu, kita juga ingin melihat akar permasalahan dari ini semua,” ucapnya. 

“Kami dari pemerintah daerah mencoba dengan pendekatan psikologi anak,” imbuhnya. 

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar menyampaikan, terkait permasalahan kenakalan remaja ini merupakan tanggung jawab bersama.

Tidak hanya dari kepolisian saja, melainkan ada juga tanggung jawab dari keluarga, lingkungan sampai juga pemerintah daerah. 

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemkab, salah satunya upaya apa saja yang dilakukan untuk pencegahan. 

Seperti yang disampaikan Bupati Magelang soal camp character. 

“Dan ini pastinya juga melibatkan orang tua, karena tadi permasalahan ini tanggung jawab juga ada di keluarga,” jelasnya. 

Sehingga, kata Herbin, ini perlu adanya sinergitas seluruh pihak.

Termasuk juga masyarakat, untuk sama-sama ikut mengawasi anak-anak ini. 

Selain itu, pihaknya juga terus berupaya untuk melakukan tindakan preventif dengan melakukan patroli dan upaya tindakan penegakan hukum kepada anak-anak yang melakukan tindakan kriminal. 

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir menambahkan, permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah terkait kembali maraknya para remaja yang melakukan tawuran di Kabupaten Magelang . 

Harapan dari dewan bisa segera teratasi dan segera melakukan langkah-langkah konkrit di dalam rangka untuk menanggulangi kenakalan remaja ini, khususnya para pelajar. 

“Kami dari lembaga DPRD juga sudah membantu pemerintah daerah melaksanakan sosialisasi ke sekolah, dalam rangka pencegahan tawuran antarpelajar di Kabupaten Magelang,” imbuhnya. 

Pihaknya mendorong agar Dinas Pendidikan bisa segera bergerak dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah bersama pihak kepolisian sebagai langkah pencegahan.

Pasalnya, dalam kurun waktu satu bulan ini, sudah banyak aksi tawuran yang terjadi di wilayah Kabupaten Magelang. 

Terakhir, terjadi di Jalan Umum Magelang-Kopeng, tepatnya di Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Minggu (24/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.15.

Dalam kejadian tersebut, dua korban mengalami luka, dan lima pelaku diamankan. 

Di mana dari lima pelaku, empat di antaranya masih anak-anak. 

Terbaru, pada Selasa (26/5) malam, aksi tawuran hampir terjadi, namun berhasil digagalkan oleh kepolisian di Jalan Ngluwar, Kabupaten Magelang. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar #idul adha #Bupati Magelang Grengseng Pamuji #karakter #tawuran remaja