Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Bupati Magelang Grengseng Pamuji Soft Launching Gerakan Blonjo Warung Tonggo 

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 21 Mei 2026 | 00:01 WIB
Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar  mencoba berbelanja dengan menggunakan QRIS dalam program Gerakan Blonjo Warung Tonggo, Rabu (20/5/2026). (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)
Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar  mencoba berbelanja dengan menggunakan QRIS dalam program Gerakan Blonjo Warung Tonggo, Rabu (20/5/2026). (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, MungkidProgram Gerakan Blonjo Warung Tonggo yang diinisiasi Pemkab Magelang di-soft launching, Rabu (20/5/2026). Menggandeng Bank Bapas 69, para ASN bisa berbelanja menggunakan aplikasi QRIS di warung tetangga yang ditunjuk. Program ini diluncurkan saat momen Hari Kebangkitan Nasional di lapangan drh Soepardi Mungkid.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji dan Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar langsung melakukan uji coba pembelian menggunakan QRIS.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan, Gerakan Blonjo Warung Tonggo ini merupakan inisiasi ASN Kabupaten Magelang sebagai salah satu bentuk keteladanan dan kepeloporan untuk kepedulian terhadap ekonomi warga sekitar. Ia mengatakan semua layanan pembayaran akan lebih dipermudah melalui aplikasi STUPA.

Soft launching ini sebagai penanda dimulainya program Gerakan Blonjo Warung Tonggo. Untuk saat ini masih di tiga kelurahan, yakni Deyangan, Sawitan, dan Mendut,” jelasnya.

Setelah dalam kurun waktu satu bulan program ini berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi. “Kalau program ini nanti benar-benar berdampak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sistemnya sederhana bisa dilaksanakan dengan tepat, cepat, dan tidak menyusahkan, maka akan segera dilaunching di seluruh Kabupaten Magelang,” ungkap Grengseng Pamuji.

Ia mengatakan, untuk awal ini dimulai dengan kesadaran. Masalah belanjanya berapa, akan dilihat recordnya. Sehingga konsepnya nanti berupa reward bukan punishment. “Nanti akan ada reward bagi teman-teman ASN yang mempunyai kepedulian lebih terhadap warung tetangga,” ujarnya.

Menurutnya, program ini bagi Disdagkop sebagai upaya untuk mengangkat kualitas UMKM. Kemudian ada peran serta ASN di sini, yaitu kepeloporan dan keteladanan mengingat kondisi hari ini. “Kita memang harus saling menguatkan antar kita, khususnya di Kabupaten Magelang, maka dibuatlah konsep tersebut. Harapan kami, gerakan ini bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menguatkan warung-warung tetangga,” jelas Grengseng.

Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Magelang Rohmad Widodo menyampaikan, program Blonjo Warung Tonggo ini merupakan program untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten Magelang.

Ia menyampaikan, secara khusus, pemanfaatan aplikasi STUPA diarahkan sebagai sarana transaksi bagi ASN Pemerintah Kabupaten Magelang dalam membelanjakan sebagian penghasilannya pada warung tetangga dan pelaku UMKM lokal melalui Gerakan Blonjo Warung Tonggo.

"Implementasi ekosistem STUPA telah didukung oleh kurang lebih sebanyak 200 merchant aktif yang terdiri atas warung dan pelaku UMKM di Kabupaten Magelang. Sementara itu, jumlah pengguna aplikasi STUPA kurang lebih telah mencapai 1.200 pengguna," jelas Rohmad. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#belanja #Kapolresta Magelang #Bupati Magelang Grengseng Pamuji