RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Pentasyarufan by Proposal. Baznas Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan kepada 114 penerima manfaat dari berbagai sektor.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program yang dinilai mampu menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi kewajiban umat, tetapi juga instrumen strategis dalam membangun keadilan sosial.
"Program ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Grengseng.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan yang bersumber dari zakat sebesar Rp155 juta dan infak sebesar Rp148 juta, total mencapai Rp303 juta. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.
Grengseng juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung optimalisasi zakat dan infak melalui Baznas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya membangun daerah. "Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di Kabupaten Magelang," tambah Grengseng.
Ketua Baznas Kabupaten Magelang M. Kholid As'adi menjelaskan, program pentasyarufan kali ini menyasar berbagai kebutuhan masyarakat, mulai bantuan rumah tidak layak huni, sanitasi, pemulihan pascabencana, hingga pendidikan dan kesehatan. Selain itu, terdapat pula bantuan untuk pengembangan usaha, kegiatan keagamaan, serta dukungan sarana prasarana bagi lembaga dan tempat ibadah. "Total penerima manfaat sebanyak 114, terdiri atas 112 individu dan dua instansi, yang tersebar dalam berbagai program pemberdayaan," kata Kholid. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto