RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Banjir bandang melanda Desa Citrosono, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Minggu (3/5/2026) malam sekitar pukul 19.30.
Banjir membawa material lumpur, kayu, dan sampah menerjang rumah-rumah warga.
Staf Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Rian Iqbal Kurniawan mengatakan, curah hujan tinggi menyebabkan aliran material dari hulu Gunung Sokorini terbawa ke Sungai Kalitengah.
“Di Sungai Kalitengah ini ternyata ada sumbatan, hingga air meluap ke jalan dan permukiman,” katanya.
Akibatnya, sedikitnya 11 rumah terdampak luapan air bercampur lumpur. Satu rumah mengalami kerusakan ringan, serta satu kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Dua sepeda motor yang sempat hanyut berhasil ditemukan warga.
Senin (4/5/2026) pagi, warga mulai melakukan pembersihan material banjir secara bergotong royong.
Camat Grabag Sri Utari mengatakan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak pukul 13.00 hingga sore hari.
Dia menyebut, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Namun ada lima sepeda motor yang sempat terseret banjir dan sudah ditemukan.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semoga masyarakat terus waspada menghadapi cuaca yang tidak menentu ini," ujarnya.
Suheri, 65, warga Dusun Batur menjelaskan, banjir terjadi sore hari dengan ketinggian air kurang lebih tiga meter."Saya buka pintu, air langsung masuk ke dalam (rumah). Saya lari menyelamatkan diri ke tempat yang tinggi," jelasnya.
Suheri panik dan menyuruh seluruh keluarganya keluar menyelamatkan diri. Satu unit sepeda motor miliknya sempat hanyut, namun berhasil ditemukan.
"Ada tiga orang. Saya, istri, dan anak. Langsung lari, masuk rumah," ungkapnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto