Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Perdana, Kementerian Kebudayaan Gelar Kirab Pusaka di Candi Borobudur Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 19 April 2026 | 22:33 WIB

Menteri Budaya Fadli Zon hadir langsung dalam kirab pusaka di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (17/4/2026) malam. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)
Menteri Budaya Fadli Zon hadir langsung dalam kirab pusaka di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (17/4/2026) malam. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Pertama kali digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

Ratusan warga dari 20 desa di Kecamatan Borobudur mengikuti Kirab Pusaka Nusantara pada Jumat (17/4/2026) malam.

Kegiatan yang melibatkan sejumlah elemen masyarakat, baik dari budayawan, seniman, serta berbagai pemangku kepentingan pelestarian budaya ini berjalan khidmat.

Kegiatan kirab pusaka ini memperingati Hari Keris Nasional dan Hari Warisan Dunia.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon menyampaikan, keterlibatan ribuan peserta tersebut mencerminkan kuatnya peran masyarakat dalam menjaga warisan budaya Nusantara.

Kirab pusaka di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (17/4/2026) malam. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)
Kirab pusaka di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (17/4/2026) malam. (ROFIK SYARIF/ JAWAPOS RADAR MAGELANG)

Selain itu, partisipasi dari berbagai desa menunjukkan kolaborasi lintas komunitas dalam merawat tradisi yang masih hidup di kawasan Borobudur.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini semakin mencintai, menyadari kebudayaan kita merupakan bagian yang penting. Selain Borobudur sebagai identitas nasional, harapannya kita juga bisa selalu menjaga tradisi dan juga bermanfaat,” jelasnya.

Kirab berlangsung dengan rute mengelilingi kawasan candi, melewati margautama hingga menuju pelataran Kenari di sisi barat.

Prosesi ini diwarnai berbagai simbol budaya, mulai dari busana adat hingga sajian tradisional seperti tumpeng.

Pemilihan lokasi di Komplek Candi Borobudur ini bukan tanpa alasan, karena menurut Fadli Zon, Candi Borobudur ini merupakan sebuah warisan budaya yang sangat ikonik dan merupakan simbol kemajuan serta peradaban masa lalu.

Dan harapannya, kegiatan ini bisa menjadi pengalaman baru serta dapat menambah beragam kegiatan yang bisa dikembangkan di komplek Candi Borobudur.

“Yang biasanya kirab budaya identik dilakukan di Keraton Solo atau Jogjakarta, kali ini pertama kali kita gelar di kompleks Candi Borobudur. Dan tadi sambutan dari masyarakat juga sangat antusias,” ucapnya.

Dengan hadirnya event budaya seperti kirab pusaka, daya tarik wisata Borobudur tidak hanya bertumpu pada keindahan arsitektur, tetapi juga pada pengalaman budaya yang autentik.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendorong pariwisata berbasis budaya sekaligus memperkuat ekonomi lokal di kawasan Magelang. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#fadli zon #candi borobudur #budaya nusantara #kirab #Pusaka