RADARMAGELANG.ID, Mungkid—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta para importir kedelai untuk tidak semena-mena menaikkan harga kedelai.
“Saya meminta kepada importir jangan menaikkan harga (kedelai) semena-mena. Sudah ada kesepakatan dan sudah ada pertemuan,” jelas Andi Amran saat meninjau pompanisasi di lahan pertanian Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Kamis (16/4/2026) siang.
Menteri Amran mengingatkan importir agar memiliki empati kepada masyarakat dengan tidak menaikan harga kedelai.
Jika kedapatan ada yang menaikkan harga semena-mena tanda kutip menzalimi orang yang membutuhkan kedelai.
Andi Amran dengan tegas mengatakan, pihaknya akan mencabut izinnya. Izin tersebut tidak akan diberikan hingga tahun depan. Hingga saat ini, para importir masih mengikuti regulasi. “Jika ada benar-benar yang berani, akan aku cabut izinnya,” tegasnya.
Pihaknya juga akan mengecek harga penyebab harga kedelai naik. Kendati demikian, Amran memastikan pasokan kebutuhan pokok terutama beras aman. “Nanti kami cek detailnya, karena baru pulang dari luar daerah. Tapi yang terpenting bahan pokok kita yang paling vital beras posisi sangat aman, sangat aman," ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto