RADARMAGELANG.ID, Mungkid-Program prioritas lainnya adalah Makmur Rakyate.
Pembangunan, pemeliharaan, rehabilitasi jalan dan jembatan menjadi perhatian utama.
Sampai saat ini pemeliharaan rutin jalan sepanjang 174 km, rehabilitas jalan 42 paket pekerjaan.
Sedangkan pemeliharaan berkala jalan 0,75 km. Untuk rehabilitasi jembatan ada 5 unit, rekontruksi jembatan 5 unit, rekontruksi jalan 4 paket dan pemelihataan jembatan 20 unit.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang, David Rudiyanto mengatakan di kawasan tambang, jalan mudah rusak karena dilewati truk pasir yang over dimension over loading (odol).
“Maka, dibangun jalan khusus untuk angkutan truk yang mengangkut tambang pasir. Menggunakan rigid beton di daerah Salam-Kaligesing. Ini untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat,”ungkapnya.
Sementara untuk pemenuhan air bersih dan sanitasi aman Magelang (SAM) dibangun 4 paket sistem penyediaan air minum (SPAM), pelatihan kelompok pengelola (KP) SPM pada 300 KPSPAM.
Lalu penyediaan sub sistem pengelolaan air limbang domestik di 20 titik. Pembangunan irigasi air juga diperhatikan karena mendukung produktivitas pertanian.
Program Makmur Rakyate juga menyasar rumah tidak layak huni (RTLH).
Selama setahun ini telah terealisasi rehab 1.686 unit rumah tidak layak huni dengan anggaran Rp 33,575 miliar.
Tak hanya fisik, dalam program ini dilakukan verifikasi data kemiskinan yang melibatkan 7.664 petugas dengan capaian 87.575 keluarga.
Di bidang kependudukan, layanan tidak lagi terpusat di Disdukcapil namun didekatkan kepada masyarakat, di tingkat kecamatan. Bahkan jemput bola sampai ke desa.
Untuk menekan angka pengangguran, digelar mini career festival dan job connect festival.
Untuk program Gemilang Potensine, diadakan revitasi Balai Benih Perikanan, pengembangan peternakan dan perikanan serta mengembangkan sentra agroindustri.
Digelar berbagai event pariwisata dan pentas kesenian berbasis budaya. Juga pengembangan agroindustri dan agrotourism.
Bantuan alat pertanian juga digelontorkan untuk mendukung produktivitas pertanian. UMKM diangkat agar naik kelas melalui event-event tertentu.
Di bidang birokrasi program Ngelayani Birokrasine diadakan akselerasi reformasi birokrasi dan realisasi tunjungan kinerja daerah berbasis merit sistem.
Pelayanan publik terus ditingkatkan dengan inovasi-inovasi baru yang memudahkan masyarakat. Seperti inovasi Menyala Anyar Grees dan Isbat Nikah.
Kemudian fasilitasi hukum bagi aparatur pemerintah desa.
Sedangkan bagi kepala desa dan perangkat desa mendapatkan jaminan kesehatan setelah purnatugas. Dan jaminan kesehatan bagi BPD, RT, RW.
Ruang aspirasi bupati digelar di 21 kantor kecamatan. Ruang aspirasi ini menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat kepada bupati.
Program Gumregah Wargane meliputi pengembangan kebudayaan.
Dengan realisasi penyaluran hibah kebudayaan, parade seni, revitalisasi kawasan TIC Borobudur sebagai Taman Budaya Rakyat dan fasilitasi satriyatama serta peningkatan tata kelola lembaga kesenian tradisional di 17 titik lokasi.
Kegiatan olahraga dan pembinaan serta apresiasi atlet termasuk dalam program ini.
Sedangkan program Lestari Alame diwujudkan dalam konservasi mata air dan sungai sereta pengelolaan sampah tuntas desa. (lis)
Editor : Lis Retno Wibowo