Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Digelar Perdana di Kabupaten Magelang, Festival Balon Udara Disambut Antusias Penonton, 4 Balon Diterbangkan Setinggi 15 Meter

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Minggu, 29 Maret 2026 - 21:07 WIB
Kemeriahan festival balon udara perdana di Kabupaten Magelang yang digelar pada Minggu (29/3), di Lapangan drh. Soepardi, Mungkid. (Rofik Syarif GP/Jawa Pos Radar Magelang)
Kemeriahan festival balon udara perdana di Kabupaten Magelang yang digelar pada Minggu (29/3), di Lapangan drh. Soepardi, Mungkid. (Rofik Syarif GP/Jawa Pos Radar Magelang)

RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Memeringati hari HUT ke-42 Kota Mungkid, Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar festival balon udara pada Minggu (29/3/2026), di Lapangan drh. Soepardi, Mungkid.

Sejak pukul 06.00, masyarakat Kabupaten Magelang dan sekitarnya sudah berdatangan menunggu penerbangan balon udara asal Wonosobo.

Total ada empat balon udara yang diterbangkan pada festival balon udara yang digelar oleh Pemkab Magelang.

Arul Robiansyah dari perwakilan Komunitas Balon Udara Wonosobo mengatakan hanya mendapatkan izin menerbangkan empat balon. Namun, ia juga membawa beberapa balon tambahan untuk cadangan.

Ia mengaku, penerbangan balon di Kabupaten Magelang kali ini kurang maksimal, karena hanya bisa menerbangkan 15 meter. 

“Sebenarnya kami berencana menerbangkan sekitar 40 meter, namun cuaca yang kurang mendukung. Sehingga kami terbangkan 15 meter. Dengan durasi maksimal hingga pukul 08.00,” ujarnya.

Sementara itu, Zanuar Efendi, Panitia Pesta Rakyat Grebeg Ketupat 2026 menyampaikan, penerbangan balon udara di Kabupaten Magelang merupakan pertama kali. Bersamaan dengan perayaan hari perpindahan ibu kota Kabupaten Magelang.

“Kita ingin menghadirkan sesuatu yang baru. Di Kabupaten Magelang ini belum pernah ada dan ternyata antusias warga sangat tinggi,” paparnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian pesta rakyat yang digelar secara sederhana, namun tetap mampu menghadirkan kebahagiaan bagi warga.

Dia menilai, kegiatan semacam ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata baru. 

Selain menarik pengunjung, kegiatan ini juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga, terutama pelaku UMKM.

"Kalau dikemas serius, ini bisa jadi event besar. Ada efek ekonomi, UMKM bisa bergerak, bahkan bisa jadi sumber pendapatan daerah," bebernya. (rfk/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#HUT ke 42 Kota Mungkid #festival balon udara magelang #perpindahan kota mungkid #Lapangan drh Soepardi