Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Di Tengah Perang Iran-Israel, Keberangkatan Umrah Kabupaten Magelang Masih Normal

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Selasa, 10 Maret 2026 | 21:56 WIB

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang Taufik Husen Ansori
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang Taufik Husen Ansori

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Di tengah perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang tidak kunjung mereda dan terbilang cukup memanas, sejumlah jadwal keberangkatan umrah asal Kabupaten Magelang masih tetap kondusif dan berjalan normal.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang Taufik Husen Ansori menyampaikan, hingga saat ini informasi yang masuk ke Kementerian Haji Kabupaten Magelang terkait keberangkatan umrah hampir semuanya masih tetap bisa berangkat. Namun, dengan menggunakan maskapai tertentu.

“Kalau untuk keberangkatan maupun kepulangan ada sejumlah maskapai yang dicancel atau tertunda, info yang masuk ke kita ada penundaan terlebih dahulu mengingat kondisi di Timur Tengah saat ini,” jelas Taufik.

Informasi dari sejumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), di rentang waktu Februari-Maret ada sejumlah keberangkatan umrah tetap berjalan lancar.  Seperti laporan masuk dari UFUK Umrah, ada tiga grup yang berangkat di momen Ramadan ini. Grup satu berangkat pada 25 Februari lalu dengan jadwal program umrah 12 hari, saat ini berjalan aman dan lancar di Mekkah. Kemudian, grup dua berangkat 3 Maret dan akan kembali pada 21 Maret mendatang. Awalnya berangkat dengan Scoot dicancel dan diubah dengan Saudia Airlines.

Dan grup tiga, berangkat 9 Maret lalu dengan jadwal program 17 hari. Keberangkatan menggunakan Lion dan penerbangan saat ini masih on schedule. Selain itu, kata Taufik, laporan lain biro Alfjr selama bulan Ramadan juga sama. Dari sejumlah, grup yang sudah berangkat semuanya berjalan lancar dan hanya satu kloter yang harus upgrade penerbangan ke Garuda. Karena, Malaysia Airlines cancel flight pada 4 Maret lalu.

“Sedangkan untuk yang belum berangkat dan pulang berdasar info dari maskapai, informasi masih tetap on schedule semua ini,” ujarnya.

Ia mengaku, untuk saat ini, sejumlah calon jamaah haji juga mulai menanyakan kejelasan pemberangkatan mereka setelah pecah ketegangan di kawasan Timur Tengah. Pihaknya sejauh ini masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait perkembangan situasi tersebut. Sedangkan untuk keberangkatan kloter pertama itu pada 22 April. 

Para calon jemaah haji Kabupaten Magelang akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 16, 17, 18, 80, dan 81. Tiga kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 12 Mei 2026, sedangkan dua kloter lainnya dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Sembari menunggu kepastian keberangkatan,  Taufik mengimbau para calon jemaah haji agar mempersiapkan kondisi fisik dengan baik, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit berisiko tinggi.  “Harus menjaga kesehatan. Pola makan dijaga, olahraga, istirahat cukup. Dan sambil berdoa dan berharap, semoga kondisi pada waktu keberangkatan haji nanti, perang antara Iran dengan Israel bisa mereda,” harapnya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#perang iran #haji #umrah #perang Iran AS Israel #Kota Magelang