RADARMAGELANG.ID, Mungkid– Selama bulan Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten Magelang memastikan kondisi dan situasi di Kabupaten Magelang kondusif.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, pihaknya sudah meminta ke sejumlah stakeholder di Pemkab Magelang untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan, baik di bidang keamanan, ketertiban lalu lintas, stabilitas harga, dan ketersediaan bahan pokok, maupun potensi bencana alam.
Dan ia meminta agar seluruh OPD responsif terhadap keluhan masyarakat.
“Intinya komunikasi dan kolaborasi. Semua kepala OPD harus segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat agar Kabupaten Magelang tetap aman, kondusif, dan pelayanan publik semakin baik,” tegasnya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Cipta Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Tahun 2026 di Pendopo Komplek Setda Kabupaten Magelang, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, Kabupaten Magelang memiliki karakteristik wilayah yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan, pedesaan, jalur utama mudik, hingga destinasi wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan kunjungan pada masa libur Lebaran mendatang.
“Oleh karena itu, pengamanan harus dilaksanakan secara terpadu, terkoordinasi, dan responsif terhadap dinamika yang berkembang,” ujarnya.
Ia mengaku, di momen Ramadan ini, pasti akan ada peningkatan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, kegiatan keagamaan, serta tradisi mudik dan silaturahmi.
"Kondisi tersebut tentu memerlukan kesiapsiagaan dan sinergitas kita bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar seluruh rangkaian ibadah dan perayaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Ia juga mengapresiasi, rekan-rekan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta seluruh unsur terkait yang telah dan akan menyiapkan langkah-langkah antisipatif, antara lain pengamanan tempat ibadah, pengaturan arus lalu lintas, pengawasan distribusi bahan pokok dan BBM, pengendalian penyakit, serta kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Selain itu, Grengseng juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan untuk turut serta menjaga kondusifitas wilayah.
“Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ajaknya.
Sementara itu, Kapolresta Magelang, KBP Herbin Sianipar menyampaikan, situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Magelang sampai saat ini masih dalam keadaan kondusif.
“Untuk itu, kita bersama jajaran forkopimda dan forkopimcam bisa bersinergi bersama dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Magelang dalam keadaan kondusif,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seperti apa yang kita ketahui di bulan suci Ramadan berdasarkan data yang masuk di Polresta Magelang yang marak terjadi kenakalan remaja, seperti perang sarung, petasan, tawuran, dan lain-lain.
Herbin berharap dengan adanya Rakor ini nantinya dari jajaran Forkopimcam sampai dengan kepala desa/lurah bisa dapat mengimbau kepada masyarakatnya untuk terus meningkatkan kepedulian.
Terutama kepada orang tua yang mempunyai anak remaja, untuk terus mengimbau putra-putrinya agar tidak keluar rumah malam-malam atau nongkrong dan lain sebagainya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto