RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Proses penebangan Pohon Randu Alas di Lapangan Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur kembali dilanjutkan, Selasa (3/2/2026).
Nantinya potongan pohon ini akan dimanfaatkan warga dan disimpan di tempat yang aman.
“Pada intinya yang kita amankan itu batang utama Pohon Randu Alas dari bawah setinggi delapan meter. Sisa pohon itu untuk monumen di Desa Tuksongo,” ujar Kades Tuksongo M Abdul Karim kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (3/2/2026).
Dikatakan, potongan batang yang ditebang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang mau.
Tentunya dengan terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan pihak Desa Tuksongo.
Menurut Karim, pada hari pertama penebangan, selesai sekitar pukul 16.00. Dan, kembali dilanjutkan Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 11.00.
Ia mengaku, tidak menargetkan kapan selesai.
Yang jelas, penebangan dilakukan secara pelan tapi pasti.
“Di sini kita tidak menargetkan, karena yang kita utamakan itu aspek keselamatan,” katanya.
Seperti diketahui, Pohon Randu Alas yang diperkirakan sudah berusia 250 tahun itu akhirnya ditebang, Senin (2/2/2026).
Penebangan melibatkan tim gabungan dan menerjunkan alat berat.
Proses pemotongan dilakukan secara bertahap, dimulai dari bagian cabang.
Meski terbilang lama, namun langkah ini dilakukan demi keselamatan semua yang terlibat dan warga sekitar. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto