Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Fakultas Kedokteran Unimma Fokus Preventif dan Promotif Penyakit Hipertensi

Puput Puspitasari • Sabtu, 17 Januari 2026 | 07:59 WIB
Ketua LLDIKTI Wilayah VI Prof Dr Aisyah Endah Palupi, MPd, menyerahkan  SK Izin Pembukaan Prodi Sarjana dan Program Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran pada Rektor Unimma Dr Lilik Andriyani.
Ketua LLDIKTI Wilayah VI Prof Dr Aisyah Endah Palupi, MPd, menyerahkan SK Izin Pembukaan Prodi Sarjana dan Program Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran pada Rektor Unimma Dr Lilik Andriyani.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid – Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) resmi memiliki Prodi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK).

Fakultas Kedokteran Unimma memiliki kekhususan yang membedakannya dari pendidikan kedokteran lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Yakni mengambil fokus pada upaya promotif dan preventif tahap sekunder dengan konsentrasi pada kasus hipertensi, serta menegakkan nilai-nilai keislaman.

Rektor Unimma Dr Lilik Andriyani SE, MSi, menjelaskan arah FK mengarah ke sana. Menurutnya, keunggulan tersebut selaras dengan tantangan kesehatan global dan nasional.

Secara global, hipertensi menjadi kontributor utama meningkatnya angka kematian akibat cardiovascular disease (CVD), terutama di kawasan Asia dan Afrika.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa hipertensi bukan hanya persoalan klinis, tetapi juga tantangan kesehatan masyarakat dunia yang tentu saja membutuhkan pendekatan promotif dan preventif yang berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara di tingkat nasional, kata Lilik, Indonesia memiliki prevalensi hipertensi sebesar 34,1 persen—lebih tinggi dibandingkan India 28,5 persen; Tiongkok 26 persen, Jepang 21 persen.

“Angka ini menempatkan Indonesia pada kategori risiko sedang hingga tinggi secara global,” sebutnya.

Kondisi tersebut menunjukkan Indonesia menghadapi tantangan besar pada aspek deteksi dini serta pengendalian dan kepatuhan pengobatan.

Lilik juga mengungkapkan kondisi di tingkat regional. Hipertensi telah menjadi penyakit paling dominan di Kota Magelang dengan estimasi mencapai 82.000 kasus. “Angka ini jauh melampaui penyakit-penyakit lainnya,” tandasnya.

Selain itu, pemilihan hipertensi sebagai fokus utama pendidikan kedokteran Unimma juga diklaim sejalan dengan arah kebijakan nasional. (put/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#lilik andriyani #fakultas kedokteran (fk) #Unimma