RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Kemegahan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang kembali menjadi saksi sebuah pertunjukan seni dan budaya.
Sejumlah penari lintas generasi dari berbagai penjuru Nusantara sukses memukau publik dalam pertunjukan bertajuk 'Pagelaran Sabang Merauke: Mahakarya Borobudur' di Taman Lumbini, Selasa (30/12/2025) malam.
Pertunjukan ini menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat saat menyambut momen pergantian tahun 2025. Meski sebelum dan selama pertunjukan, Kabupaten Magelang diguyur hujan, tidak menyurutkan animo penonton dan para penari untuk menampilkan yang terbaik.
Direktur Komersial In Journey Destination Management Gistang Richard Panutur mengatakan, event Mahakarya Borobudur ini hadir, dengan harapan bisa menjadi ikon untuk gelaran budaya di Candi Borobudur ke depannya. “Kami berharap akan banyak pergelaran-pergelaran budaya lainnya yang menyajikan budaya Indonesia melalui Mahakarya Borobudur ini,” ujarnya.
Sepanjang satu jam pertunjukan, sorotan lampu warna-warni menyapu relief kuno Candi Borobudur, menambah daya tarik visual yang megah. Narasi utama pertunjukan ini berfokus pada Kapal Samudraraksa, kapal legendaris yang terukir di relief candi sebagai simbol kejayaan maritim Indonesia.
Dengan tema besar Kapal Samudraraksa, penonton diajak berkeliling ke sejumlah pulau di Indonesia untuk melihat beragam seni dan budaya di daerah tersebut. Seperti Aceh, Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, serta sejumlah pulau lainnya. Para penari, tampil memukau dengan balutan kostum tradisional yang penuh warna.
Harmoni malam semakin terasa dengan iringan vokal lima penyanyi nasional, termasuk Alsant Nababan dan Galabby Thahira, yang berpadu apik dengan suara merdu sinden khas Jawa Tengah. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto