RADARMAGELANG.ID, Mungkid - Sebuah tonggak sejarah baru resmi ditancapkan oleh Keluarga Alumni SMA IT Ihsanul Fikri (Karismatif).
Pengurus Pusat (PP) Karismatif periode 2025/2026 resmi dilantik, Kamis (25/12/2025) secara virtual.
Di bawah kepemimpinan Dede Indraswara, S.H., M.H., organisasi ini tidak sekadar berganti nakhoda, tetapi membawa semangat kebangkitan total bertajuk "Karismatif Reborn: Go Beyond".
Tagline ini menjadi sinyal kuat bahwa ribuan alumni yang kini tersebar di sektor strategis nasional dan internasional siap diaktivasi kembali dalam satu barisan yang solid.
Evolusi Satu Dekade: dari Lokal Menuju Global
Dalam pidato perdananya yang penuh semangat, ketua umum terpilih Dede Indraswara menegaskan Karismatif hari ini adalah hasil dari evolusi panjang yang luar biasa.
"Karismatif bukan organisasi kemarin sore. Kita berdiri di atas fondasi sejarah yang kokoh. Sejak 1 Juni 2013, bertepatan dengan momen akhirussanah angkatan 2, organisasi ini lahir dari sinergi antara sekolah dan alumni.
Kini, di tahun 2025, tugas kita adalah 'go beyond'—melampaui batasan geografis untuk dampak yang lebih masif," tegas Dede.
Secara historis, Karismatif telah melewati berbagai fase kepemimpinan yang dinamis.
Dimulai dari tongkat estafet pertama oleh Zaki Mubarak Izzudin (angkatan 1), dilanjutkan Akbar Fasya (angkatan 2).
Kemudian beralih pada tahun 2017 kepada Muhammad Hanif Ibrahim (angkatan 4), diteruskan oleh M. Dian Pratama, hingga kini amanah besar tersebut berada di pundak Dede Indraswara (angkatan 8).
Transformasi wilayah pun terjadi secara signifikan. Pada awal pembentukannya, basis massa Karismatif terkonsentrasi di "kandang sendiri" (Magelang, Jogja, Solo, Semarang).
Namun, seiring kualitas lulusan yang meroket, pada 2014-2015 sayap organisasi melebar membentuk Karismatif Regional Jabar, Jatim, dan Luar Jawa.
Puncaknya pada 2016-2017, Karismatif resmi merambah kancah internasional dengan terbentuknya simpul-simpul alumni di luar negeri.
Dede didukung oleh "dream team" yang merupakan perpaduan antara diaspora internasional dan para pemimpin muda di kampus-kampus terbaik Indonesia.
Struktur kepemimpinan inti mencerminkan jangkauan global.
Dede Indraswara (asisten peneliti di Universitas Negeri Semarang) didampingi oleh Wakil Ketua Umum, Aisyah Nur Rafidah (Sakarya University, Turki), aktivis PPI yang menjadi jembatan bagi alumni di kawasan Eropa dan Timur Tengah.
Tak berhenti di situ, pos strategis Ketua Bidang PSDM dipegang oleh Dzikro Rosyidah, S.T. (UNSW Sydney, Australia), seorang awardee LPDP yang kini menempuh studi master di Negeri Kanguru.
Kehadiran figur dari tiga benua berbeda ini menegaskan posisi Karismatif sebagai organisasi berwawasan global.
Pelantikan ini menjadi momentum bersejarah dengan diluncurkannya "Karismatif Connection".
Ini bukan sekadar pendataan ulang, melainkan sebuah super-hub digital yang dirancang sebagai ekosistem kolaborasi terintegrasi.
Platform ini bekerja dengan mengklasifikasikan ribuan alumni ke dalam klaster profesi spesifik (seperti hukum, medis, engineering, bisnis, hingga akademisi).
Tujuannya mengubah jejaring pertemanan menjadi professional support system yang nyata, memungkinkan terjadinya mentorship, peluang karir, hingga business matching antar-alumni dengan lebih presisi dan efektif.
"Di era disrupsi ini, data adalah kekuatan. Karismatif Connection hadir untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun potensi alumni yang tercecer.
Kita ingin menghubungkan CEO dengan investor, mahasiswa dengan mentor beasiswa, dan profesional dengan peluang strategis, semuanya dalam satu wadah keluarga besar," jelas Dede Indraswara.
Di tengah euforia, Karismatif mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala dalam sesi Doa Bersama untuk Sumatera, mengirimkan dukungan spiritual bagi saudara sebangsa yang tengah diuji bencana alam.
Hal ini menegaskan bahwa Karismatif tetap memegang teguh nilai-nilai empati dan ukhuwah islamiyah.
Selain itu, wujud bakti nyata kepada almamater langsung dieksekusi melalui sesi "Campus Coaching".
Program ini menghadirkan alumni-alumni berprestasi untuk memberikan pendampingan intensif kepada siswa kelas 12 SMA IT Ihsanul Fikri, membuka wawasan mereka dalam menembus perguruan tinggi negeri (PTN) dan medinasan favorit.
Langkah ini menjadi simbolisasi proses regenerasi intelektual yang terus berjalan di tubuh Ihsanul Fikri.
Kepala SMA IT Ihsanul Fikri, Dra. Nur Cahyo Hidayati, menyambut hadirnya kepengurusan baru ini dengan penuh kebanggaan.
Menurutnya, komposisi pengurus periode 2025/2026 adalah salah satu yang paling solid dan prestatif dalam sejarah organisasi.
"Melihat deretan nama yang mengisi kabinet ini, sekolah memiliki optimisme yang sangat besar. Ini adalah bukti bahwa pendidikan karakter di Ihsanul Fikri mampu melahirkan pemimpin masa depan.
Kami yakin, di tangan Mas Dede dan jajarannya, Karismatif tidak hanya akan menjadi mitra strategis sekolah, tetapi juga sayap yang akan membawa nama Ihsanul Fikri terbang lebih tinggi di kancah global," pungkasnya penuh haru. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo