Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Tokoh Buddha Kutuk Keras Aksi Wanita Berjoget di Candi Borobudur Magelang dengan Pakaian Seksi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Jumat, 5 Desember 2025 | 03:43 WIB

Tangkapan video aksi seorang wisatawan wanita berjoget di atas Candi Borobudur, Kabupaten Magelang dengan mengenakan pakaian super ketat warna pink.
Tangkapan video aksi seorang wisatawan wanita berjoget di atas Candi Borobudur, Kabupaten Magelang dengan mengenakan pakaian super ketat warna pink.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Viral seorang wisatawan wanita yang mengenakan kaos ketat dengan warna pink berjoget di atas atau struktur Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Banyak netizen yang mengecam aksi tersebut tidak etis dan tidak menghormati tempat ibadah Umat Buddha.

Video dengan durasi 13 detik itu di-upload dua hari lalu, dan diketahui pemilik akun Tiktok yakni Chanty.

Menanggapi video tersebut, ‎Bhante Ditthisampanno Mahathera dari Sangha Agung Indonesia mengutuk keras atas tindakan wisatawan tersebut.

Menurutnya, tindakan wisatawan wanita tersebut yang berjoget-joget di atas Candi Borobudur apalagi dengan pakaian tidak sopan tersebut, sangatlah tidak etis.

“Seperti kita ketahui (candi) Borobudur dibangun sejak dulu sebagai tempat membangun spiritualitas dan juga tempat sembahyang bagi umat Buddha. Dan kebetulan oleh pemerintah telah ditetapkan sebagai salah satu kunjungan destinasi wisata spiritual atau peziarahan di Indonesia," kata Bhante Ditthisampanno saat ditemui di Pusdiklat Catra Jinadhammo, Kabupaten Magelang, Kamis (4/12/2025).

Jika ada permintaan maaf secara publik dari yang bersangkutan, pihaknya (Umat Buddha) terbuka menerima permintaan maaf tersebut. 

Apalagi, kata Bhante Ditthisampanno, Candi Borobudur ini merupakan salah satu tempat peribadatan Umat Buddha di seluruh dunia.

Dan ia juga berharap untuk wisatawan, tetap bisa menghormati tempat ibadah tersebut, serta menjaga perilakunya. 

“Harapannya hal ini tidak terjadi dengan tempat ibadah yang lain. Yang mana Borobudur ini menjadi salah satu pusat peribadatan Umat Buddha di Indonesia bahkan dunia. Kita juga berharap dan berpesan untuk wisatawan agar bisa menjaga kesakralan dari tempat tersebut jangan sampai dinodai dengan perilaku-perilaku yang malah seakan-akan melecehkan kesucian tempat tersebut,” ucapnya.

Bhante Ditthisampanno juga meminta kepada pengelola yakni TWC, dengan adanya kejadian ini, bisa lebih meningkatkan skriningnya.

“Apalagi dari pemerintah juga sudah menyampaikan, kalau Candi Borobudur ini merupakan pusat peribadatan Umat Buddha dunia. Termasuk untuk praktek-praktek spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, dari pihak manajemen Taman Wisata Borobudur menyampaikan, permintaan maaf.

“Kami mengucapkan permohonan maaf, permohonan maaf atas kejadian yang telah terjadi (seorang wisatawan yang berjoget di Candi Borobudur dengan pakaian yang kurang sopan),” ucapnya. 

Kemudian, sebagai tindak lanjut dari manajemen, pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap pihak yang mengunggah video tersebut.

“Kami juga telah mengimbau kepada yang bersangkutan untuk segera men-take down video tersebut,” ujarnya.

Ia juga berharap, kejadian tersebut menjadi pelajaran seluruh elemen yang ada.

Khususnya dalam menjaga Candi Borobudur.

“Menjaga nilai spiritualitasnya, menjaga nilai-nilai dari Borobudurnya, OUV-nya, kami menghimbau untuk seluruh wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur dapat secara bersama-sama menjaga nilai-nilai tersebut. Harapannya, kejadian ini tidak berulang kembali, dan juga tidak untuk dijadikan contoh bagi pengunjung-pengunjung yang hendak berkunjung ke Candi Borobudur,” ucapnya.

Kemudian dari manajemen, pihaknya juga akan terus meningkatkan pengawasan.

Salah satu upaya yakni dengan berkoordinasi bersama Pamong Cerita.

“Di mana Pamong Cerita mendampingi pengunjung yang naik ke Candi Borobudur, harapannya juga bisa mengedukasi para pengunjung yang naik ke Candi Borobudur, sekaligus turut serta berkontribusi untuk bisa menjaga nilai-nilai dari Candi Borobudur,” ujarnya. (rfk/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#candi borobudur #Wisatawan #joget #pakaian seksi #viral