RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih Kabupaten Magelang terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten Magelang.
Khususnya dalam memberikan akses kesehatan yang lebih mudah.
Direktur Utama RSUD Merah Putih Magelang dr. Leli Puspitowati menyampaikan, saat ini di RSUD yang dipimpinnya sedang mengembangkan pelayanan klinik sore.
Pasalnya, saat pelayanan pagi hari, pasien selalu menumpuk dan menyebabkan antrean panjang.
“Untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak bisa berobat pagi hari, kami menambah pelayanan klinik sore,” katanya saat menerima kunjungan jajaran Jawa Pos Radar Magelang, Rabu (12/11/2025).
Selain itu, pihaknya juga membuka klinik eksekutif untuk pasien umum dan masyarakat yang memiliki asuransi swasta.
“Klinik eksekutif ini sudah disiapkan cukup lama, namun baru minggu besok bisa kita realisasikan,” ujarnya.
Pembukaan klinik eksekutif ini, menurutnya, sebagai langkah untuk memberikan ruang kepada masyarakat yang memiliki asuransi swasta. Klinik eksekutif ini akan ditambah dengan klinik Medical Check Up.
“Hadirnya klinik Medical Check Up ini bisa dimanfaatkan untuk personal maupun corporate,” jelasnya.
Selama berdiri kurang lebih hampir lima tahun, Dokter Leli menyampaikan, ada lima besar pelayanan andalan di RSUD Merah Putih, yakni spesialis urologi, orthopedi, jantung, anak, dan obgyn. Untuk pelayanan spesialis obgyn ini, pihaknya menambah jam pelayanan.
“Pagi dua poli dan sore dua poli,” katanya.
Ditambahkan, untuk memberikan pelayanan ekstra khususnya kepada ibu hamil, pihaknya juga memberikan pelayanan tambahan dengan menggandeng fasilitas kesehatan (faskes) dasar binaan di tingkat desa.
“Tujuannya, untuk membantu menekan angka kematian ibu hamil dan bayi yang baru lahir,” tambahnya.
Sementara itu, di tengah kondisi cuaca pancaroba saat ini, RSUD Merah Putih mengalami peningkatan jumlah pasien. Bahkan tingkat keterisian rumah sakit atau BOR (Bed Occupancy Rate) di angka 80, 85 hingga 90 persen.
“Bangsal rawat inap selalu penuh, hingga di IGD yang selalu kedatangan pasien,” jelasnya.
Dokter Leli mengakui, adanya program Bupati Magelang terkait pelayanan untuk masyarakat di kelas 3 yang tidak memiliki BPJS Kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh pemkab juga mempengaruhi.
“Karena gratis, masyarakat Kabupaten Magelang tidak takut untuk berobat langsung ke RSUD Merah Putih,” ucapnya.(rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto