Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Desain Exit Tol di Kabupaten Magelang Sudah Jadi, Tinggal Pengajuan Izin Lokasi

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 12 November 2025 | 03:40 WIB
Desain exit tol Jogjakarta-Bawen di Kabupaten Magelang yang terbaru sudah jadi. Tinggal menunggu penentuan lokasi (penlok).
Desain exit tol Jogjakarta-Bawen di Kabupaten Magelang yang terbaru sudah jadi. Tinggal menunggu penentuan lokasi (penlok).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Desain exit tol Jogjakarta-Bawen yang terbaru sudah jadi. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen menunggu titik tepat penlok (penentuan lokasi) terbaru di Kabupaten Magelang.

PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Muhammad Fajri Nukman menyampaikan, untuk exit tol yang ada di Kabupaten Magelang, yakni di Palbapang sendiri semuanya sudah selesai. Untuk desainnya sudah tuntas.  “Sedangkan untuk di Losari dan Kalipucang desainnya menunggu persetujuan. Untuk exit tol sendiri, desainnya sudah selesai,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (11/11/2025).

Untuk saat ini, lanjut Fajri, rencananya di akhir tahun ini atau awal tahun depan, sudah diajukan izin lokasi ke Gubernur Jawa Tengah.

Saat ditanya untuk lokasi pastinya, Fajri mengaku, untuk rancangannya itu akan berada di sekitar 800 meter sebelum gerbang Singa Palbapang, kalau dari arah Kota Magelang. “Kita belum bisa memastikan untuk titiknya itu di desa mana? Karena dokumen pastinya kita belum menerima, karena masih proses pengajuan izin lokasi ke gubernur. Namun, yang pasti untuk desainnya sudah jadi,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara total untuk progres pembebasan lahan jalan tol Jogja-Bawen sudah sekitar 67,56 persen. “Kami sudah merealisasikan sekitar 10.336 bidang,” jelasnya.

Sedangkan untuk progres per seksinya, jelas Fajri, untuk seksi satu sudah sekitar 98 persen, seksi dua 93 persen, seksi tiga 82 persen, seksi empat 60 persen, seksi lima 19 persen, dan seksi enam sekitar 96 persen. Dikatakan, untuk progres di seksi lima ini, pihaknya masih menyisakan kurang lebih ada 21 desa ada tujuh di Magelang dan 14 di Kabupaten Semarang.

“Untuk tujuh desa ini, lima semuanya sudah masuk tahap musyawarah. Sedangkan untuk dua desa, yakni Desa Losari dan Desa Kalipucang masih menunggu finalisasi desain terbaru dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Untuk di Kabupaten Semarang, 14 desa ini semuanya sudah musyawarah dan kurang dalam pemberkasan. “Sehingga kami sedang melakukan pemercepatan pemberkasan ini,” jelasnya lebih lanjut. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#penlok #exit tol #tol jogja bawen